BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Dua pekan setelah diresmikan secara serentak oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, masih belum beroperasi.
Berdasarkan pantauan di lokasi hingga Kamis (28/5/2026), gerai koperasi tersebut terlihat masih tutup dan belum melayani aktivitas usaha.
Sejumlah warga sekitar mengaku belum melihat adanya kegiatan operasional sejak peresmian dilakukan beberapa waktu lalu.
“Setahu saya belum beroperasi sejak diresmikan,” kata Ayu, salah satu warga di dekat lokasi.
Tak hanya KDMP di Ngampel, sejumlah bangunan KDMP di berbagai desa dan kecamatan di Kabupaten Bojonegoro juga terlihat masih tutup, meski bangunan sudah jadi seratus persen.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyebut sebanyak 85 titik KDMP mulai beroperasi usai peluncuran nasional yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Nganjuk pada Sabtu (16/5/2026).
Di Bojonegoro, salah satu lokasi peluncuran berada di KDMP Desa Ngampel, Kecamatan Kapas. Peresmian tersebut juga diikuti sejumlah pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bojonegoro bersama peluncuran lebih dari seribu KDMP secara nasional.
Sementara itu, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto saat dikonfirmasi terkait KDMP mana saja yang telah beroperasi belum memberikan jawaban rinci. Namun, pihaknya menegaskan sebanyak 85 titik di Bojonegoro siap menjalankan operasional.
“Di Bojonegoro ada 396 yang mulai proses terbangun dan hari ini yang sudah siap operasional sebanyak 85 titik,” jelasnya.
Ia menilai keberadaan program KDMP menjadi langkah positif dalam memperkuat ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
“Ini menjadi kebanggaan kita semuanya, khususnya masyarakat Kabupaten Bojonegoro. Kehadiran KDMP diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat di tingkat bawah,” ungkapnya.
Editor : Arika Hutama
Artikel Terkait
