get app
inews
Aa Text
Read Next : Lupa Matikan Kompor, Dapur Rumah Makan di Bojonegoro Terbakar

49 Kecelakaan di Bojonegoro Selama 2 Pekan Ramadan, Ini Rerata Penyebabnya

Sabtu, 15 Maret 2025 | 15:06 WIB
header img
Petugas saat melakukan evakuasi korban kecelakaan lalulilntas di Bojonegoro. (Foto: Dedi Mahdi / iNews)

BOJONEGORO.INEWS.ID – Peristiwa kecelakaan lalulintas (Lakalantas) hampir setiap hari berlangsung di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Bahkan selama bulan suci Ramadan kejadian tersebut cenderung meningkat.

Data di Satlantas Polres Bojonegoro, selama dua pekan puasa ramadan mencatat ada sebanyak 49 insiden kecelakaan di wilayahi Kabupaten Bojonegoro. Jumlah tersebut, tercatat sejak 1 Maret atau awal puasa, hingga 14 Maret 2025 kemarin.

Kanit Penegakkan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian Nur Pratama mengungkapkan, 49 insiden kecelakaan ini menyebabkan 4 nyawa melayang, dan 3 korban mengalami luka berat.

“76 orang mengalami luka ringan,” ungkap Ipda Septian, Sabtu (15/3/2025).

Ipda Septian menambahkan, jika insiden kecelakaan ini didominasi oleh kendaraan roda dua. Selain itu, kejadiannya tak hanya terjadi di Jalan Nasional ruas Bojonegoro-Babat maupun Bojonegoro-Ngawi, melainkan di jalan poros kecamatan hingga poros desa.

“Kalau jalan berimbang, baik di ruas nasional maupun kecamatan. Banyak didominasi roda 2,” jelasnya.

Menurt Kanit Gakkum, faktor penyebab kecelakaan ini rerata karena human error atau faktor manusia, diantaranya kurang hati-hati, mengantuk, dan kurang konsentrasi terhadap jalan.

Pihaknya menghimbau, kepada pengguna jalan di wilayah Bojonegoro, agar lebih berhati-hati dan memperhatikan arus lalu lintas disekitarnya, serta lebih mematuhi rambu-rambu dan aturan lalu lintas yang berlaku.

“Karena keluarga kita menunggu kita tiba dirumah dengan keadaan sehat dan selamat,” pungkasnya.

Editor : Dedi Mahdi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut