get app
inews
Aa Text
Read Next : Ratusan Desa di Bojonegoro Belum Ajukan Pencairan Dana Desa Tahap 2, Ini Alasannya

Bappeda dan Disbudpar Pemkab Bojonegoro Uji Laporan KKN-TK Unigoro

Jum'at, 29 Agustus 2025 | 15:14 WIB
header img
Mahasiswa Universitas Bojonegoro saat memapatkan hasil KKN-TK 2025. (FOTO: Hanandiar / iNews Bjn)

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar ujian laporan hasil pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) 2025, Jumat (29/8/2025). Kegiatan ini turut melibatkan perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro sebagai penguji eksternal.

Sebanyak 792 mahasiswa yang tergabung dalam 28 kelompok memaparkan capaian program kerja mereka selama satu bulan pengabdian di titik-titik strategis geosite, biosite, dan culture site di Kabupaten Bojonegoro.

Ujian dilaksanakan serentak di empat lokasi, yaitu Ruang Adu Ide Rektorat Unigoro, Modern Class Teknik Sipil, Teknik Industri, dan Kimia. Setiap kelompok mendapat waktu satu jam untuk menyampaikan realisasi program, baik program utama maupun program pendamping, di hadapan dua penguji.

“Setiap kelompok akan diuji oleh dua penguji,” ujar Ketua LPPM Unigoro, Dr. Laily Agustina R., S.si M.Si.

Secara umum, Laily menilai presentasi peserta telah menunjukkan hasil yang baik. Namun, ia menekankan pentingnya kesinambungan program, terutama yang berkaitan dengan pengembangan potensi Geopark Bojonegoro. Ia juga mendorong mahasiswa untuk menghasilkan luaran yang konkret seperti publikasi ilmiah, buku panduan, hingga Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI).

Dosen Ilmu Lingkungan Unigoro itu juga memberi apresiasi khusus kepada Kelompok 11 yang melaksanakan KKN di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan.

“Saya mengapresiasi atas inisiatif membuat alat peraga tentang edukasi geosite Wonocolo untuk para pelajar. Mungkin akan lebih bagus lagi jika alat peraganya meng-highlight spot tertentu di sana. Seperti kebun alpukat, alang-alang, jentik manis, sunset point, dan sebagainya agar anak-anak tahu di Wonocolo ada apa saja,” tuturnya.

Apresiasi serupa disampaikan oleh perwakilan Bappeda Bojonegoro, Yuseriza Anugerah Leksana. Ia berharap inisiatif mahasiswa ini dapat diadopsi dan dikembangkan oleh dinas pendidikan setempat.

“Karena kita masih mencari-cari formula yang tepat bagaimana menyisipkan materi tentang Geopark Bojonegoro ini ke kurikulum atau mata pelajaran di sekolah-sekolah. Selain itu, booklet dan leaflet tentang geopark juga sangat membantu untuk penyampaian edukasi,” jelas Yuseriza.

KKN-TK Unigoro 2025 berlangsung sejak 14 Juli hingga 14 Agustus 2025, mengusung misi besar optimalisasi potensi desa dan pengembangan kawasan Geopark Bojonegoro.

Editor : Dedi Mahdi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut