get app
inews
Aa Text
Read Next : Diduga Mengantuk, Mobil Avanza Terguling dan Tabrak Motor di Kapas Bojonegoro

Tebing Sungai Tidu Amblas, Empat Rumah Warga Dukuhkidul Ngasem Terdampak

Rabu, 28 Januari 2026 | 08:11 WIB
header img
Rumah warga yang terdampak tanah amblas. Foto: BPBD Bojonegoro

NGASEM, iNewsBojonegoro.id - Peristiwa tanah amblas terjadi di Dusun Dukuhkidul RT 07 RW 02, Desa Dukuhkidul, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro. Amblasnya tebing sungai yang berlangsung sejak Rabu (17/1/2026) tersebut mengakibatkan empat bangunan rumah warga terdampak dan memicu kekhawatiran akan potensi longsor susulan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.

Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksi, dalam keterangan tertulis menyampaikan bahwa kejadian dipicu oleh naik turunnya debit Sungai Tidu. Perubahan aliran air yang terjadi secara berulang menyebabkan struktur tanah di tebing sungai menjadi labil hingga akhirnya mengalami amblas.

“Berdasarkan informasi dari pemerintah desa, tebing Sungai Tidu mengalami amblas akibat fluktuasi debit air sungai,” ujar Heru.

Tanah amblas tersebut memiliki dimensi cukup besar dengan panjang mencapai sekitar 50 meter, lebar 8 meter, dan kedalaman kurang lebih 5 meter. Kondisi ini berdampak langsung pada empat rumah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian, masing-masing milik Yairin, Nurhayati, Budiono, dan Sumirah.

Menindaklanjuti laporan kejadian, personel BPBD Bojonegoro bergerak melakukan asesmen untuk mengetahui tingkat kerusakan serta potensi ancaman lanjutan.

BPBD juga melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Dukuhkidul. Dalam hasil koordinasi tersebut, BPBD menyarankan agar pihak desa segera mengirimkan surat tembusan kepada BPBD Bojonegoro, Dinas PU PSDA, serta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) guna percepatan penanganan.

Selain itu, pemerintah desa mengajukan permohonan bantuan material penanganan darurat berupa 50 lembar sesek, 40 lembar bronjong, dan 200 lembar sandbag untuk mengurangi risiko abrasi lanjutan.

"Satu warga terdampak atas nama Yairin telah mengungsi ke rumah anaknya demi alasan keselamatan," tambahnya.

Sementara tiga warga lainnya masih bertahan di rumah masing-masing dengan kondisi waspada. BPBD mengimbau masyarakat sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama apabila hujan deras kembali terjadi karena berpotensi memperparah abrasi dan amblasnya tebing sungai.

Penanganan kejadian ini melibatkan unsur BPBD Bojonegoro dan Pemerintah Desa Dukuhkidul, dengan fokus pada langkah mitigasi serta upaya pencegahan dampak yang lebih luas.

Editor : Arika Hutama

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut