get app
inews
Aa Text
Read Next : Waspada! Cuaca Ekstrem Diprediksi Melanda Jatim 10 Hari ke Depan, Termasuk Bojonegoro

Karya Perempuan Bojonegoro Unjuk Gigi di Pameran Kerajinan Terbesar Asia Tenggara

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:47 WIB
header img
Ketua Dekranasda Bojonegoro dan Jatim, saat tunjukan hasil karya perempuan Bojonegoro. Foto: Pemkab

JAKARTA, iNewsBojonegoro.id - Kabupaten Bojonegoro ambil bagian dalam ajang pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara, INACRAFT 2026, yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan pada 4–8 Februari 2026. Keikutsertaan Bojonegoro dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono.

Partisipasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan produk kerajinan lokal Bojonegoro ke pasar nasional hingga internasional. Melalui INACRAFT 2026, Dekranasda Bojonegoro membawa misi memperkuat posisi perajin lokal, khususnya perempuan, agar mampu bersaing di tengah ketatnya industri kreatif global.

Dalam pameran tersebut, Dekranasda Bojonegoro menampilkan beragam produk hasil kurasi yang mengedepankan nilai budaya lokal dengan sentuhan desain modern. Produk unggulan yang dipamerkan antara lain batik khas Bojonegoro, kerajinan berbahan kayu, serta aneka aksesori etnik yang dikembangkan sesuai tren pasar.

Stan Bojonegoro juga mendapat perhatian dengan kunjungan Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Cantika Wahono dan menjadi bentuk dukungan pemerintah provinsi terhadap pengembangan industri kerajinan daerah.

Cantika Wahono menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Ketua Dekranasda Jawa Timur. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi para perajin untuk terus meningkatkan kualitas dan inovasi produk.

“Terima kasih atas kunjungan dan dukungan yang diberikan. Kehadiran Ibu Arumi Bachsin menjadi penyemangat bagi para perajin Bojonegoro untuk terus berinovasi dan percaya diri menembus pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Cantika menegaskan bahwa keikutsertaan Bojonegoro dalam INACRAFT bukan semata berorientasi pada transaksi penjualan. Pameran ini dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran bagi pelaku UMKM agar mampu memahami standar desain global, memperluas jejaring bisnis, serta membaca tren pasar internasional.

Sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Dekranasda juga menempatkan pemberdayaan perempuan sebagai fondasi penguatan ekonomi daerah. Cantika menilai, peran perempuan dalam industri kerajinan tidak hanya berkaitan dengan nilai estetika produk, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap kemandirian ekonomi keluarga dan masyarakat.

“Melalui INACRAFT, kami ingin menunjukkan bahwa karya perempuan Bojonegoro memiliki nilai jual tinggi dan mampu bersaing di tingkat global. Ini tentang membangun kemandirian ekonomi sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas,” pungkasnya.

Editor : Arika Hutama

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut