PJU Ikonik Mliwis Putih, Sambut Pengguna Jalan di Sejumlah Titik Perbatasan Bojonegoro
BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mempercantik sekaligus memperkuat penerangan di wilayah perbatasan dengan menghadirkan lampu penerangan jalan umum (PJU) berdesain ikonik bertema “Mliwis Putih Jogo Medhayoh Bojonegoro”. Instalasi tersebut kini menyambut setiap pengguna jalan yang memasuki wilayah Bojonegoro atau Bumi Angling Dharma.
Desain PJU menampilkan relung bercat putih dengan ornamen nyala api dan tulisan “BOJONEGORO”. Konsep ini mengadopsi elemen Mliwis Putih yang lekat dengan legenda Angling Dharma, tokoh yang menjadi simbol kebanggaan masyarakat Bojonegoro.
Tak hanya berfungsi sebagai penerangan, PJU tersebut juga menjadi penanda identitas daerah yang menghadirkan kesan estetis dan representatif bagi warga maupun pelancong.
Untuk meningkatkan kualitas pencahayaan, Pemkab Bojonegoro mengganti lampu lama berwarna kuning dengan teknologi LED 70 watt yang lebih terang sekaligus hemat energi. Transformasi tersebut telah tuntas di sejumlah titik perbatasan.
Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum, Sarana dan Prasarana Dinas PKP Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro, Sarifuddin, menyampaikan bahwa pembaruan dilakukan guna memastikan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
"Transformasi ini telah tuntas di titik-titik perbatasan Kabupaten Bojonegoro," jelasnya.
Adapun tujuh titik perbatasan yang telah dipasangi PJU ikonik tersebut meliputi:
Perbatasan Bojonegoro – Babat (Lamongan)
Perbatasan Kanor – Rengel (Tuban)
Perbatasan Kedungadem – Sukorame (Lamongan)
Perbatasan Bojonegoro – Nganjuk
Perbatasan Bojonegoro – Tuban (Area Trucuk)
Perbatasan Bojonegoro – Ngawi
Perbatasan Bojonegoro – Cepu (Blora)
Keberadaan PJU tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan visibilitas jalan, tetapi juga memperkuat citra Bojonegoro sebagai daerah yang memadukan unsur budaya dan modernitas dalam pembangunan infrastruktur.
Untuk menjaga fungsi PJU tetap optimal, pemerintah daerah mengajak masyarakat berperan aktif dalam pengawasan dan pemeliharaan. Jika ditemukan lampu padam, kerusakan, atau kehilangan komponen, warga dapat melapor melalui WhatsApp Call Center PJU di 0821-3277-8200 atau melalui Instagram @pjubojonegoro.
Layanan pengaduan tersedia selama 24 jam, sedangkan penanganan teknis dilakukan secara responsif pada jam kerja. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan mampu menjaga fasilitas publik agar tetap berfungsi maksimal demi mewujudkan Bojonegoro yang Bahagia, Makmur, dan Membanggakan.
Editor : Arika Hutama