Dimulai Hari Ini, Sebanyak 1.479 Petugas Sensus Ekonomi Bakal Datangi Rumah Warga Bojonegoro

Arik T.P
Ilustrasi petugas sedang melakukan sensus ekonomi di Bojonegoro. (Foto: Gemini)

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id – Sebanyak 1.479 petugas Sensus Ekonomi 2026 mulai diterjunkan untuk melakukan pendataan ke rumah-rumah warga di Kabupaten Bojonegoro. Pendataan berlangsung mulai 15 Juni hingga 1 Agustus 2026 sebagai bagian dari pelaksanaan Sensus Ekonomi yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS).

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah meminta seluruh petugas sensus mengumpulkan data secara lengkap dan akurat dari masyarakat. Menurutnya, data yang diperoleh akan menjadi dasar untuk mengetahui tingkat kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

Pesan tersebut disampaikan saat membuka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi dan Deklarasi Komitmen Bersama Mendukung Sukses Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Bojonegoro.

“Masyarakat juga perlu diberikan pemahaman bahwa sensus ekonomi tidak berkaitan dengan pajak, melainkan untuk mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Nurul menjelaskan bahwa sensus ekonomi merupakan agenda nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Pendataan dasar dilakukan pada 2010, kemudian kembali dilaksanakan pada 2016, dan tahun 2026 ini kembali digelar untuk menghasilkan data ekonomi yang disajikan secara nasional.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti kondisi pertumbuhan ekonomi Bojonegoro. Pada Triwulan I Tahun 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, pertumbuhan ekonomi daerah tercatat sebesar 0,02 persen.

Menurutnya, capaian tersebut dipengaruhi oleh penurunan sektor minyak dan gas (migas) sebesar 8,72 persen yang berdampak terhadap indikator pertumbuhan ekonomi daerah. Di sisi lain, sektor pertanian justru mencatat kenaikan sebesar 14,2 persen dan turut mendorong pertumbuhan sektor lainnya, termasuk makanan dan minuman.

“Seandainya sektor pertanian tidak naik maka kita berada di minus. Maka, di sini baru bisa dilihat ada perimbangan naik dari pertanian dan berdampak dari jasa lainnya, juga dari sektor kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPS Bojonegoro Syawaluddin Siregar menyampaikan bahwa seluruh petugas yang terlibat telah mendapatkan pelatihan guna memastikan kualitas data yang dikumpulkan sesuai standar dan kebutuhan statistik nasional.

Ia menegaskan, pendataan akan dilakukan secara masif selama lebih dari satu bulan ke depan. Karena itu, kompetensi petugas menjadi faktor penting dalam menjamin validitas hasil sensus.

“BPS juga mengapresiasi Bupati, Wakil Bupati Bojonegoro dan jajaran Pemkab atas komitmen dan dukungan dalam tahapan Sensus Ekonomi 2026, serta memfasilitasi penyebarluasan publikasi Sensus Ekonomi 2026. Penguatan sensus ekonomi hingga ke camat dan lurah yang mendukung penuh sensus ekonomi 2026 demi data resmi Indonesia dan Bojonegoro yang berkualitas,” ungkapnya.

Syawaluddin menambahkan, selama 2,5 bulan ke depan BPS masih membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk keteladanan para tokoh daerah dalam menyukseskan pendataan.

Ia juga berharap Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro menjadi pihak pertama yang menerima kunjungan petugas sensus sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Kepada seluruh petugas, Syawaluddin mengingatkan pentingnya menjaga integritas selama bertugas di lapangan.

“Untuk petugas jaga integritasnya, tidak ada data direkayasa atau dimanipulasi, jaga kesehatan dan keselamatan. Dengan semangat kita wujudkan Sensus Ekonomi sukses mencatat ekonomi Bojonegoro. Selamat bertugas, jaga integritas, semangat dan kesehatan di lapangan,” pungkasnya.

Pelatihan dan deklarasi tersebut mengusung tema “Menyatukan Langkah, Menguatkan Komitmen Bersama”. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan pakta komitmen antara Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan BPS Bojonegoro sebagai bentuk dukungan bersama terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Editor : Arika Hutama

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network