get app
inews
Aa Text
Read Next : Anggota DPR Usulkan SIM Berlaku Seumur Hidup, Sebut Perpanjangan 5 Tahunan Membebani Publik

PKB Bojonegoro Tolak Penggantian Nama Masjid Wisata Religi di Margomulyo, Ini Alasannya

Sabtu, 29 November 2025 | 13:27 WIB
header img
Masjid An Nahda, atau juga dikenal Masjid wisata religi di Margomulyo, kini berganti nama. Foto: Istimewa

MARGOMULYO, iNewsBojonegoro.id - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bojonegoro, menyampaikan penolakan terhadap rencana perubahan nama Masjid An Nahda atau masjid wisata religi di Kecamatan Margomulyo. 

Mereka menilai kebijakan tersebut tidak memiliki urgensi dan justru berpotensi memicu kegaduhan di tengah masyarakat.

Ketua Fraksi PKB Bojonegoro, M. Suparno, menegaskan bahwa perubahan nama masjid yang selama ini dikenal sebagai salah satu ikon wisata religi itu dinilai tidak substantif dan dapat menimbulkan gesekan antarkelompok warga.

“Kami merasa perubahan nama tersebut tidak substansial, malah menimbulkan kegaduhan di bawah,” ujar Suparno dalam keterangan resminya, Sabtu (29/11/2025).

Ia menjelaskan, nama An Nahda sudah sangat melekat di benak masyarakat, baik sebagai tujuan wisata religi maupun sebagai identitas digital yang selama ini turut mendongkrak popularitas kawasan tersebut. 

Mengubah nama yang sudah mapan, menurutnya, dapat berdampak negatif terhadap stabilitas sosial dan perkembangan wisata.

“Nama An Nahda sudah sangat populer, baik di kalangan wisatawan maupun di media sosial. Perubahan ini justru berpotensi merugikan semua pihak,” lanjutnya.

Suparno menambahkan bahwa pembangunan masjid tersebut menggunakan dana APBD dan telah memberikan efek ekonomi bagi warga sekitar. 

Karena itu, ia meminta pemerintah kabupaten dan instansi terkait bertindak lebih hati-hati dalam mengambil keputusan yang menyangkut kepentingan publik.

“Jangan asal mengubah nama jika hanya akan menimbulkan efek kurang baik di kemudian hari. Pemkab seharusnya fokus memakmurkan dan mengembangkan masjid, bukan melakukan sesuatu yang tidak urgent,” tegasnya.

Editor : Arika Hutama

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut