Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Indeks Literasi Digital Pelajar Bojonegoro Naik Jadi 79,2, Penggunaan AI Kian Kritis
Advertisement . Scroll to see content

Perkuat Literasi Digital, Perpustakaan Unigoro Gandeng Sekolah hingga Desa di Bojonegoro

Selasa, 02 Desember 2025 | 13:56 WIB
  • author Hanandiar
Perkuat Literasi Digital, Perpustakaan Unigoro Gandeng Sekolah hingga Desa di Bojonegoro
Kegiatan seminar dan penandatanganan kerjasama yang berlangsung di Perpustakaan Unigoro. Foto: iNews Bjn

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Perpustakaan Universitas Bojonegoro (Unigoro) memperluas jejaring kolaborasi literasi melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan sembilan SMA/SMK/MA, Dharma Wanita Persatuan (DWP), Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, serta Pemerintah Desa Kauman. 

Kegiatan yang digelar Selasa (2/12/25) itu disaksikan langsung oleh Plt. Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jatim.

Pustakawan Perpustakaan Unigoro, Novi Nur Aryanti, S.IP., MA., menjelaskan bahwa kesembilan sekolah mitra tersebut meliputi SMKN 1 Bojonegoro, SMKN 2 Bojonegoro, SMKN 3 Bojonegoro, SMKN 4 Bojonegoro, SMAN 3 Bojonegoro, MAN 1 Bojonegoro, MAN 2 Bojonegoro, MAN 3 Bojonegoro, serta SMAN 1 Soko.

“Kolaborasi ini mencakup pemanfaatan koleksi e-library Unigoro, pengembangan literasi, hingga pembinaan akreditasi sekolah,” ujarnya.

Adapun kerja sama dengan DWP BPS Jatim dan Pemerintah Desa Kauman berfokus pada pemanfaatan Digilib Perpustakaan Unigoro sebagai sarana penguatan literasi digital masyarakat.

Wakil Rektor III Unigoro, Ir. H. Noor Djohar, MM., menegaskan bahwa literasi merupakan pondasi utama pendidikan, riset, dan pengembangan teknologi. Ia menyebut perpustakaan kini menjadi pusat kolaborasi di kampus.

“Perpustakaan Unigoro bertransformasi menjadi ruang kreatif dan kolaboratif bagi seluruh mitra,” ungkapnya.

Dalam rangkaian agenda tersebut, Perpustakaan Unigoro juga menyelenggarakan seminar penguatan budaya literasi. 

Plt. Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jatim, M. Arif Widodo, mengajak pengelola perpustakaan sekolah dan desa untuk meningkatkan perannya dalam membangun budaya baca.

“Perpustakaan harus menghadirkan layanan yang nyaman, inklusif, serta didukung digitalisasi koleksi dan kolaborasi yang berkelanjutan,” tuturnya.

Kerja sama ini diharapkan mampu memperluas akses literasi, memperkuat ekosistem pendidikan, serta mendorong masyarakat untuk lebih akrab dengan teknologi informasi dan budaya membaca.

Editor: Dedi Mahdi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut