Banjir Bandang Terjang Gondang Bojonegoro, 318 KK Terdampak
GONDANG, iNewsBojonegoro.id - Banjir bandang akibat luapan Sungai Gandong atau Kali Pacal merendam ratusan rumah warga di Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (4/2/2026) sore. Peristiwa ini dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah hulu hingga hilir sungai.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Heru Wicaksi, menjelaskan hujan deras yang turun sejak sore hari menyebabkan lonjakan debit air pada anak sungai dan aliran utama Kali Gondang. Luapan air terjadi mulai dari wilayah hulu Dusun Sukun, Desa Sambongrejo, hingga wilayah hilir di Dusun Gondang (Lor Kali), Desa Gondang.
“Sekitar pukul 16.00 WIB debit air meningkat signifikan dan mengakibatkan luapan sungai yang menggenangi permukiman warga, jalan poros kecamatan, jalan lingkungan, serta beberapa fasilitas umum,” ujar Heru, dalam keterangan tertulis yang disampaikan.
Akibat kejadian tersebut, sedikitnya 318 kepala keluarga dengan total 233 rumah di Dusun Gondang (Lor Kali) terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai ±50 sentimeter. Genangan air juga meluas ke Dusun Tikung, tepatnya di RT 23 RW 5, yang berdampak pada 22 kepala keluarga.
Selain permukiman, banjir turut merendam jalan lingkungan dengan ketinggian air antara 30 hingga 50 sentimeter, serta jalan poros kecamatan sepanjang kurang lebih 30 meter. Sejumlah fasilitas umum seperti puskesmas, masjid, dan gedung serbaguna juga terdampak genangan.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel BPBD Bojonegoro segera mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan dampak banjir. BPBD juga menyalurkan bantuan logistik berupa 15 paket sembako yang didistribusikan melalui Kecamatan Gondang.
“Alhamdulillah, kondisi saat ini air sudah berangsur surut. Genangan di rumah warga dan jalan diperkirakan surut seluruhnya sekitar pukul 21.00 WIB,” tambah Heru.
Dalam penanganan kejadian ini, BPBD Bojonegoro bekerja sama dengan Camat Gondang, Satpol PP, serta Pemerintah Desa Gondang guna memastikan kondisi warga terdampak dan kelancaran penanganan pascabanjir.
BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan peningkatan debit sungai, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah bantaran sungai.
Editor : Dedi Mahdi