get app
inews
Aa Text
Read Next : Tiket Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Laris, Arya Sinulingga: 80 Persen Sudah Habis

Diserbu Warganet, Fadly Alberto Tutup Kolom Komentar Medsos Usai Video Tendangan Kungfu Viral

Senin, 20 April 2026 | 08:18 WIB
header img
Momen Fadly Alberto saat pekuat Timnas U-17. Foto: Timnas

JAKARTA, iNewsBojonegoro.id - Sorotan publik terhadap dugaan aksi kekerasan di ajang Elite Pro Academy (EPA) Super League U-20 berbuntut pada aktivitas media sosial salah satu pemain muda Asal Bojonegoro, Fadly Alberto Hengga.

Pemain asal Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro ini dilaporkan menutup kolom komentar di akun Instagram pribadinya @albertoo_10 setelah diserbu kritik dari warganet, sejak minggu malam.

Pantauan terbaru menunjukkan kolom komentar pada akun tersebut tidak lagi dapat diakses. Keputusan ini diduga diambil setelah ratusan hingga ribuan komentar membanjiri unggahan miliknya, menyusul viralnya video tendangan akrobatik yang dinilai berbahaya di lapangan.

Menariknya, pemain yang disebut-sebut terlibat dalam insiden tersebut diketahui tidak terlalu aktif di media sosial. Unggahan terakhirnya tercatat pada 24 Maret 2026.


Pemain EPA Bhayangkara FC saat menendang pemain Dewa United. Foto: Istimewa

Bermula dari Insiden di Lapangan

Kasus ini berawal dari pertandingan antara Bhayangkara FC U-20 melawan Dewa United U-20 dalam kompetisi EPA U-20 yang digelar di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4).

Dalam laga tersebut, Bhayangkara FC U-20 harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 1-2. Gol kemenangan Dewa United dicetak oleh Abu Thalib dan Kelvin Ananda Hairulis, sementara tuan rumah membalas lewat Aqilah Lissunah.

Situasi pertandingan yang memanas diduga memicu kericuhan antar pemain. Dalam potongan video yang beredar luas di media sosial, terlihat seorang pemain Bhayangkara FC U-20 melakukan tendangan menyerupai “kungfu” ke arah pemain lawan.

Pemain yang mengenakan rompi pink dengan nomor punggung 7 itu kemudian ramai dikaitkan dengan Fadly Alberto oleh warganet, meski belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait.

Belum Ada Pernyataan Resmi

Hingga saat ini, baik pemain yang bersangkutan, pihak klub, maupun penyelenggara kompetisi belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Identitas pelaku dalam video viral pun masih sebatas dugaan yang berkembang di ruang publik.

Respons Pelatih Timnas U-20

Insiden ini turut mendapat perhatian dari pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto. Ia menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut dan menilai aksi kekerasan tidak mencerminkan nilai pembinaan sepak bola usia muda.

Alberto selama ini menjadi langganan atau salah satu anak asuh Coach Nova. Dia sebelumnya masuk sekuad Timnas Indonesia U-17 dan U-20.

“Peristiwa itu sangat disayangkan. Apa pun alasannya, itu bukan contoh yang baik bagi pemain lain,” ujarnya.

Nova menegaskan bahwa pihaknya tengah melakukan penelusuran lebih lanjut. Ia memastikan akan ada sanksi tegas apabila ditemukan pemain timnas yang terlibat dalam insiden tersebut.

“Pemain timnas seharusnya menjadi teladan. Jika terbukti terlibat, tentu ada konsekuensi,” katanya.

Ia juga mengimbau seluruh pihak untuk menjaga sportivitas dan menjunjung tinggi sikap saling menghormati di lapangan demi kemajuan sepak bola nasional.

Editor : Arika Hutama

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut