102 ASN Pemkab Bojonegoro Naik Haji 2026, Mayoritas dari Tenaga Pendidik
BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Sebanyak 102 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dijadwalkan menunaikan ibadah haji pada 2026. Menjelang keberangkatan, pemerintah daerah menggelar prosesi pelepasan yang dirangkai dengan doa bersama di Ruang Angling Dharma, Gedung Pemkab Bojonegoro.
Acara berlangsung khidmat dan penuh haru. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, serta Ketua TP PKK Cantika Wahono. Kegiatan ini menjadi momen pertama di mana para ASN calon jamaah haji dikumpulkan secara khusus untuk mendapatkan doa dan dukungan sebelum bertolak ke Tanah Suci.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyebut kegiatan ini sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian para ASN. Selain itu, forum ini juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan pesan dan harapan kepada para calon jamaah.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa kesempatan berhaji merupakan panggilan istimewa. Ia mengungkapkan bahwa mayoritas ASN yang berangkat berasal dari sektor pendidikan, yakni sebanyak 62 orang guru.
“Tidak semua orang memiliki kesempatan dan panggilan yang sama. Ini murni panggilan Allah. Karena keterbatasan kami untuk bersilaturahmi ke rumah Bapak/Ibu satu per satu, maka melalui pertemuan inilah kami menitipkan doa,” ujarnya, dikutip dari laman pemkab, jumat (1/5/2026).
Bupati juga menitipkan harapan agar para jamaah mendoakan kesejahteraan masyarakat Bojonegoro saat berada di lokasi-lokasi mustajab di Tanah Suci.
“Kami ingin mendapatkan berkah doa dari Bapak/Ibu sekalian. Mohon doakan agar Kabupaten Bojonegoro senantiasa diberikan kemudahan, masyarakatnya bahagia, makmur, dan membanggakan. Jaga hati, jaga kesehatan, dan semoga kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta menjadi haji yang mabrur,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Nurul Azizah menyampaikan rasa syukur atas keberangkatan para ASN di tengah dinamika global yang tidak menentu.
“Keberangkatan ini adalah hal yang sangat dinanti. Kita tahu situasi dunia sedang tidak menentu, yang sempat memicu kekhawatiran. Namun, atas izin Allah, Bapak/Ibu sekalian tetap bisa berangkat sebagai tamu Allah,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan inisiasi langsung Bupati sebagai bentuk penghargaan nonfisik kepada ASN. Nurul juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik, semangat, dan kestabilan emosi selama menjalankan ibadah.
“Jika tidak sehat, ibadah tidak akan maksimal. Jaga emosi agar tetap tenang sehingga ibadah menjadi mabrur dan membawa cahaya kemakmuran bagi diri sendiri maupun kabupaten,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan penyerahan cinderamata kepada para calon jamaah haji.
Editor : Arika Hutama