get app
inews
Aa Text
Read Next : Bupati Keluarkan Surat Edaran, ASN dan SPPG di Bojonegoro Wajib Beli Telur Gayatri

Dokter Paru RSUD Bojonegoro Ungkap Penyebab Asma hingga Risiko Henti Napas

Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:28 WIB
header img
Ilustrasi, penderita penyakit asma. (Foto: Istimewa).

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga kesehatan pernapasan dalam peringatan Hari Asma Sedunia 2026. 

Peringatan hari asma dikemas dalam talk show di radio Pemkab Bojonegoro ini menghadirkan dokter spesialis paru, dr. Rizki Diah Anggraeni, Sp.P, sebagai narasumber. 

Dalam pemaparannya, dr. Rizki menjelaskan bahwa asma merupakan penyakit paru yang dapat dikontrol sehingga penderitanya tetap mampu menjalani aktivitas sehari-hari secara normal.

Menurutnya, pemicu asma dapat berasal dari faktor alergi seperti udara dingin dan debu, maupun faktor non-alergi, termasuk gaya hidup tidak sehat dan obesitas. Faktor keturunan juga disebut berpengaruh terhadap risiko seseorang mengalami asma.

“Beberapa kondisi asma juga dapat dipicu oleh gangguan lambung seperti asam lambung, karena memiliki jalur yang saling berkaitan,” jelasnya.

Ia menambahkan, asma yang muncul sejak masa kanak-kanak berpotensi membaik seiring bertambahnya usia dan meningkatnya sistem kekebalan tubuh. Namun, terdapat pula kasus asma yang baru muncul saat dewasa akibat pola hidup yang kurang sehat.

Selain membahas asma, dr. Rizki juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kebiasaan mendengkur saat tidur, terutama jika disertai batuk.

“Ngorok yang disertai batuk saat tidur bisa menjadi tanda gangguan serius seperti henti napas (sleep apnea), yang perlu diwaspadai,” tambahnya.

Pada akhir sesi, dr. Rizki mengajak para penderita asma untuk tetap aktif dan produktif dengan pengelolaan penyakit yang tepat.

“Pesan saya untuk para penderita asma untuk beraktifitas yang produktif dan berdaya agar bisa mengontrol asmanya,” pungkasnya.

Melalui kegiatan edukasi tersebut, Pemkab Bojonegoro berharap masyarakat semakin memahami pentingnya deteksi dini dan pengendalian asma guna meningkatkan kualitas hidup penderita.

Editor : Arika Hutama

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut