Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Limbah Tongkol Jagung dan Botol Kaca Disulap Jadi Beton oleh Mahasiswa Unigoro
Advertisement . Scroll to see content

Langit Bojonegoro Mendadak Jadi Tontonan, Paralayang Bawa Bendera Unigoro Melintas di Atas Kampus

Rabu, 16 September 2026 | 12:03 WIB
  • author Arika H.
Langit Bojonegoro Mendadak Jadi Tontonan, Paralayang Bawa Bendera Unigoro Melintas di Atas Kampus
Atraksi paralayang di atas langit Unigoro meriahkan PKKMB 2026. (Foto: iNews Bjn)

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Bojonegoro (Unigoro) tahun akademik 2026/2027 berlangsung semarak. Rangkaian kegiatan tidak hanya diisi materi dari sejumlah narasumber, tetapi juga dimeriahkan atraksi paralayang yang melintas di atas lingkungan kampus.

Pada Selasa (15/9/2026), mahasiswa baru Unigoro mendapat materi dari influencer nasional Jovial da Lopez dan akademisi Dr Hendi Pratama.

Jovial da Lopez menyampaikan materi mengenai mahasiswa berkarakter. Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa Unigoro yang tetap memiliki semangat untuk menempuh pendidikan meski memulai kuliah pada usia yang tidak lagi muda.

“Baru memulai kuliah di usia 31 tahun mungkin di otak teman-teman dianggap kelamaan. Tapi bagi Kak Jo sangat amat respect, bahwa di umur 31 tahun masih ingin menimba ilmu dan belajar berpikir kritis. Ini adalah bukti bahwa waktu semua orang beda-beda,” tuturnya.

Sementara itu, Dr Hendi Pratama mendorong mahasiswa Unigoro untuk terus meningkatkan standar diri. Ia juga memberikan motivasi agar mahasiswa mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan di era digital.

Kemeriahan PKKMB berlanjut pada Rabu (16/9/2026). Sebelum berangkat mengikuti kegiatan bakti sosial (baksos), peserta PKKMB dikejutkan atraksi paralayang yang melintas tepat di atas kampus.

Atraksi tersebut semakin menarik perhatian karena pilot paralayang membentangkan bendera bertuliskan "Unigoro Kampus Terbaik Pertama di Kabupaten Bojonegoro". Aksi itu membuat warga di sekitar kampus turut menengadah untuk menyaksikan atraksi di langit Bojonegoro.

Pilot paralayang sebelumnya melakukan take-off dari Stadion Letjen H. Sudirman Bojonegoro. Setelah itu, paralayang mengudara di sekitar lingkungan kampus selama sekitar 30 menit sebelum melanjutkan penerbangan berkeliling kawasan Kabupaten Bojonegoro.

Penerbangan kemudian berakhir dengan pendaratan di lapangan Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas.

Ketua Panitia PKKMB Unigoro, Erwanto, M.Si, mengatakan atraksi tersebut sengaja dipilih sebagai bagian dari upaya menghadirkan pengalaman berbeda bagi peserta.

“Kami sengaja ingin menampilkan sesuatu yang berbeda dan belum pernah dilakukan sebelumnya di Bojonegoro. Salah satunya atraksi paralayang ini,” tandas Ketua Panitia

Editor: Dedi Mahdi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut