Dari Fakfak ke Bojonegoro, Mahasiswa Papua Barat Ini Raih Penghargaan di Yudisium FISIP Unigoro
BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bojonegoro (Unigoro) mengukuhkan 134 mahasiswa sebagai sarjana Administrasi Publik (S.AP.) melalui Yudisium Sarjana Strata 1 (S-1) Program Studi Administrasi Publik Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, Kamis (20/8/2026).
Dari 134 mahasiswa yang dinyatakan lulus, sebanyak 95 orang merupakan mahasiswa kelas reguler, sedangkan 39 lainnya mengikuti program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Tipe A.
Yudisium berlangsung dengan penyerahan surat keterangan lulus (SKL) dan transkrip nilai kepada para lulusan. Dekan FISIP Unigoro, Dr. Ahmad Taufiq, S.Hi., M.Si., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan mahasiswa menyelesaikan pendidikan.
“Yudisium yang digelar di semester genap merupakan yudisium kedua di fakultas ini. Februari lalu, FISIP Unigoro juga telah menggelar yudisium di semester ganjil. Semoga saudara dapat mengamalkan ilmu yang diterima dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.
Menurut Ahmad Taufiq, kelulusan tersebut bukan menjadi akhir perjalanan pendidikan, melainkan awal bagi para sarjana untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama menempuh studi.

Rektor Ingatkan Kompetensi di Dunia Kerja
Rektor Unigoro, Dr. Tri Astuti Handayani, SH., MM., M.Hum., turut menyampaikan apresiasi kepada para lulusan. Ia menilai keberhasilan menyelesaikan pendidikan merupakan hasil dari kerja keras mahasiswa selama menjalani proses perkuliahan.
Memasuki dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat, para lulusan dinilai perlu memiliki kompetensi yang tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik.
“Sekarang saudara sudah memasuki dunia kerja dan hidup berdampingan dengan masyarakat. Dunia kerja nanti membutuhkan orang-orang yang memiliki karakteristik disiplin, jujur, serta memiliki personality yang bagus. Ditambah kita juga harus memiliki kemampuan problem solving, critical thinking, coordinating with other, dan service orientation, terangnya.
Pesan tersebut menjadi bekal bagi para lulusan untuk menghadapi lingkungan kerja yang menuntut kemampuan beradaptasi, berkolaborasi, serta menyelesaikan berbagai persoalan secara tepat.
Empat Lulusan Raih Predikat Terbaik
Pada kesempatan tersebut, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Unigoro, Dr. Ahmad Suprastiyo, S.Sos., M.Si., mengumumkan sejumlah lulusan terbaik FISIP Unigoro.
Salfa Putri Nur Afi, SAP., menjadi lulusan dengan IPK tertinggi, yakni 3,71. Posisi berikutnya ditempati Ririn Nur Rohmah, SAP., dengan IPK 3,70.
Sementara Risnia Agusliana Firmasari, SAP., dan Arini Dwi Asmayta, SAP., sama-sama meraih IPK 3,67.
Selain penghargaan akademik, FISIP Unigoro juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang berprestasi di bidang nonakademik.
Penghargaan tersebut diberikan kepada Winesya Aulira Yuwanda, SAP., di bidang seni; Nicky Putri Ramadhani, SAP., di bidang budaya; serta Moch. Choirul Wahyu Wanto Bauw, SAP., di bidang komunikasi digital publik sebagai brand ambassador Unigoro.
Mahasiswa Asal Papua Barat Raih Penghargaan
Salah satu penerima penghargaan tersebut adalah Moch. Choirul Wahyu Wanto Bauw atau akrab disapa Irul. Ia merupakan mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Unigoro asal Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat.
Irul menempuh pendidikan di Unigoro dengan dukungan beasiswa dari pemerintah daerah setempat. Selama menjalani studi, ia tidak hanya menyelesaikan pendidikan akademik, tetapi juga aktif dalam bidang komunikasi digital publik hingga dipercaya menjadi brand ambassador Unigoro.
Keberhasilan tersebut menjadi salah satu contoh mahasiswa dari luar Jawa yang menempuh pendidikan tinggi di Unigoro sekaligus meraih prestasi di bidang nonakademik.
Lulusan Diminta Perkuat Soft Skill dan Hard Skill
Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro, Dr. Arief Januwarso, S.Sos., M.Si., turut memberikan pesan kepada para lulusan. Ia mendorong sarjana FISIP Unigoro agar menjadikan kejujuran, kemampuan bergaul, dan kepemimpinan sebagai bagian penting dalam perjalanan karier.
Selain itu, para lulusan diminta terus mengembangkan kemampuan soft skill dan hard skill agar mampu menghadapi persaingan di dunia kerja.
“Berapapun IPK kalian saat ini, tujuan akhirnya adalah menjadi sukses. Terlepas dari proses kuliahnya bagaimana. Goal akhir adalah hidup harus sukses,” tandasnya.
Yudisium tersebut menjadi penanda berakhirnya proses akademik 134 mahasiswa FISIP Unigoro sekaligus awal perjalanan mereka memasuki dunia profesional dan kehidupan bermasyarakat.
Editor: Dedi Mahdi