get app
inews
Aa Text
Read Next : Fenomena Rembesan Minyak Kedunglantung Didorong ke UNESCO, Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Lindungi Anggrek Endemik Bojonegoro, Unigoro Kembangkan Hutan Pendidikan dan Laboratorium Alam

Kamis, 23 April 2026 | 01:28 WIB
header img
Tim LPPM Unigoro saat tinjau lokasi hutan pendidikan, sekaligus habitat anggrek endemik Bojonegoro. (Foto: iNews Bjn)

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Hutan pendidikan dan laboratorium alam bakal dihadirkan Universitas Bojonegoro (Unigoro). Upaya ini dalam rangka inovasi pengembangan pembelajaran dan riset berbasis lingkungan.  

Kawasan tersebut berlokasi di Petak 153 M RPH Dodol, BKPH Gondang, dengan luas mencapai 7,02 hektar.

Langkah awal pengembangan ditandai dengan kegiatan delineasi kawasan yang dilakukan pada Selasa (21/4/2026) oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unigoro bersama Perum Perhutani KPH Bojonegoro serta perencana hutan wilayah.

Ketua LPPM Unigoro, Laily Agustina, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah menyusun draft perjanjian kerja sama (PKS) untuk mengesahkan status kawasan tersebut sebagai hutan pendidikan dan laboratorium alam.

“Delineasi kawasan hutan pendidikan ditentukan berdasarkan keberadaan pohon jati berusia tua. Karena asosiasinya, jika ada pohon jati berusia tua maka habitat anggrek ada di sana,” terangnya, Rabu (22/4/26).

Ia menjelaskan, inisiatif ini juga dilatarbelakangi oleh hilangnya habitat alami anggrek endemik Bojonegoro, Dendobrium capra, yang ditebang pada akhir Desember lalu. 


Anggrek larat hijau (Dendrobium capra), endemik Bojonegoro yang mati akibat penebangan pohon. (Foto: iNews Bjn).

Kawasan hutan pendidikan diharapkan dapat menjadi upaya konkret dalam menjaga keberlanjutan keanekaragaman hayati.

Lebih lanjut, Laily menuturkan bahwa konsep hutan pendidikan tersebut mengacu pada model yang telah diterapkan Universitas Gadjah Mada melalui kawasan hutan pendidikan Wanagama. 

Nantinya, civitas akademika Unigoro dapat memanfaatkan kawasan hutan di Desa Pajang sebagai ruang belajar terbuka.

“Para pelajar yang punya ketertarikan melihat hutan jati secara langsung seperti pengamatan Dendobrium capra juga bisa difasilitasi Unigoro. Sehingga menjadi pusat pendidikan lingkungan yang terbuka bagi masyarakat luas,” paparnya.

Selain sebagai sarana pembelajaran lapangan, kawasan ini juga akan difungsikan sebagai lokasi riset bagi dosen dan mahasiswa, khususnya dalam bidang ekologi hutan jati dan konservasi lingkungan.

Rencananya, hutan pendidikan dan laboratorium alam Unigoro tersebut akan diresmikan oleh Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, pada bulan depan.

Editor : Dedi Mahdi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut