Wakil Ketua Banggar DPR RI Jadi Presiden dan Owner Klub, Mampukah Wihadi Bawa Persibo Berprestasi?
BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Persibo Bojonegoro memasuki babak baru setelah Wihadi Wiyanto dipercaya menjadi presiden klub. Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) IX Jawa Timur yang meliputi Kabupaten Bojonegoro dan Tuban itu menggantikan Deddy Adriant yang kini menjabat Presiden Deltras Sidoarjo.
Bagi masyarakat Bojonegoro, nama Wihadi Wiyanto bukan sosok asing. Politikus Partai Gerindra tersebut telah tiga periode menjadi anggota DPR RI dari Dapil Bojonegoro-Tuban.
Wihadi saat ini duduk di Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra. Ia juga dipercaya menduduki posisi sebagai Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI.
Kini, selain menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat, Wihadi mendapat tanggung jawab baru untuk mengelola klub sepak bola kebanggaan masyarakat Bojonegoro, Persibo.
Setelah diperkenalkan sebagai presiden klub sekaligus owner Persibo, Wihadi langsung menetapkan target membawa klub berjuluk Laskar Angling Dharma itu promosi ke Liga 2.
Persibo saat ini masih berkompetisi di Liga Nusantara. Wihadi menilai target promosi tidak dapat dicapai hanya oleh manajemen, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh komponen klub.
"Kami optimis, Bersama seluruh komponen membesarkan Persibo Bojonegoro agar bisa masuk Liga 2," kata Wihadi di Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (18/9/26).
Menurut Wihadi, perjuangan Persibo untuk mendapatkan tiket promosi harus dibarengi semangat pemain dan ofisial dalam menjalani setiap pertandingan.
Ia juga memastikan akan mengikuti perjalanan Persibo sepanjang kompetisi Liga Nusantara. Wihadi mengaku akan memonitor hasil pertandingan dan memberikan bonus kepada pemain maupun ofisial jika mampu meraih kemenangan.
"Seluruh elemen supporter, baik Boro Mania maupun Curva Nord dan masyarakat Bojonegoro juga ikut memberikan semangat mendukung Persibo," jelasnya.

Rekam jejak Wihadi Wiyanto
Wihadi Wiyanto lahir di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada 25 Juli 1966. Masa kecilnya dihabiskan di Desa Banjarejo, Kecamatan Bojonegoro.
Sejak kecil, Wihadi telah terbiasa hidup mandiri. Ia bahkan berjualan untuk membantu orangtuanya. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke Semarang.
Perjalanan pendidikan di Kota Semarang dijalani dengan harus berpisah dari orangtua. Kondisi tersebut membuat Wihadi kembali ditempa untuk hidup mandiri sembari mengejar cita-citanya.
Ia kemudian menyelesaikan pendidikan di SMA Kebun Dalem Semarang dan melanjutkan studi di Universitas 17 Agustus Semarang.
Semasa di Semarang, Wihadi juga bergabung dengan komunitas taekwondo. Setelah menyelesaikan pendidikan tinggi, ia merantau ke Jakarta untuk memulai perjalanan kariernya.
Di Jakarta, Wihadi sempat bekerja sebagai sales di Bristol Myers Squibb. Namun, pekerjaan tersebut tidak dijalaninya dalam waktu lama.
Ia kemudian memilih keluar dari zona nyaman dengan mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang perfilman. Usaha tersebut dijalani hingga 2013.
Memasuki tahun politik 2014, Wihadi memutuskan kembali ke kampung halaman dan terjun ke dunia politik. Ia mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI melalui Partai Gerindra.
Wihadi kemudian terpilih sebagai anggota DPR RI untuk periode 2014-2019. Pada Pemilu 2019, ia kembali mendapatkan mandat untuk periode 2019-2024.
Pada Pemilu 2024, Wihadi kembali terpilih sebagai anggota DPR RI untuk periode 2024-2029. Dengan demikian, posisi tersebut menjadi periode ketiganya sebagai wakil rakyat dari Dapil Bojonegoro-Tuban.
Sebagai anggota DPR RI, kiprah Wihadi tidak hanya berkaitan dengan kepentingan masyarakat Bojonegoro dan Tuban. Ia juga membawa aspirasi masyarakat dalam lingkup kepentingan nasional.
Bidik Pemain Muda Bojonegoro
Sebagai presiden baru Persibo, Wihadi tidak hanya berbicara mengenai target tim senior. Ia juga menaruh perhatian terhadap pembinaan pemain muda di Bojonegoro.
Menurut dia, potensi pemain lokal perlu dijaring sejak usia dini sehingga dapat menjadi bagian dari masa depan Persibo.
Pencarian bakat, kata Wihadi, dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk menemukan pemain muda potensial dari berbagai wilayah di Bojonegoro.
"Harapannya ke depan kita dapat membuat training center atau akademi sepakbola untuk menumbuhkan pemain sepakbola handal dari Bojonegoro," terangnya.
Sementara itu, CEO Persibo Bojonegoro Eko Setyawan mengumumkan perubahan kepemilikan klub. Wihadi Wiyanto kini resmi menjabat sebagai presiden klub sekaligus owner Persibo Bojonegoro.
Persibo sebelumnya pernah menjuarai Divisi Utama pada 2010. Untuk menghadapi kompetisi Liga Nusantara 2026/2027, klub tersebut telah menunjuk I Putu Gede Suwi Santoso sebagai pelatih kepala.
Persibo juga telah mengontrak 23 pemain untuk satu musim kompetisi.
Dengan komposisi tersebut, manajemen berharap Persibo mampu bersaing di Liga Nusantara sekaligus memenuhi target promosi yang telah dicanangkan Wihadi sebagai presiden klub baru.
"Semoga Persibo Bojonegoro dapat naik kasta ke Liga 2 dengan dukungan semua pihak termasuk teman-teman media," katanya.
Editor: Arika Hutama