Batuk akibat Influenza Anak Bisa Berlangsung 2 Minggu, Dokter Ingatkan Tak Perlu Terus Minum Obat
BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Batuk pada anak setelah terinfeksi influenza dapat berlangsung hingga sekitar dua minggu. Kondisi tersebut merupakan bagian dari proses pemulihan dan tidak selalu membutuhkan konsumsi obat batuk secara terus-menerus.
Dokter Spesialis Anak, dr Ardi Santoso, mengingatkan orang tua untuk menyesuaikan penggunaan obat dengan kondisi anak selama masa pemulihan. Menurut dia, batuk akibat influenza membutuhkan waktu untuk mereda secara bertahap.
"Lagi banyaknya influenza kan, banyak yang kena, jadi hati-hati ya. Batuknya itu memang bisa sampai lama, sampai 2 minggu sembuhnya. Tapi bukan berarti selama 2 minggu full tuh minum obat terus, nggak," ujar dr. Ardi Santoso dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, dikuti Senin (21/9/2026).
Ardi menjelaskan, orang tua sebaiknya tidak hanya berfokus pada upaya menghilangkan batuk secepat mungkin. Kondisi anak secara keseluruhan perlu menjadi pertimbangan dalam menentukan apakah obat batuk masih diperlukan.
"Jadi obat batuknya tuh lihat kondisi aja, dan memang pemulihannya memang bertahap. Dan madu itu bisa digunakan 2 sampai 5 mili per hari untuk anak-anak di atas setahun sampai dewasa tuh boleh," kata dr. Ardi.
Selain pengobatan sesuai kondisi pasien, madu dapat digunakan sebagai terapi pendamping untuk membantu meredakan batuk pada anak berusia lebih dari satu tahun hingga orang dewasa.
Ardi mengatakan, penggunaan madu tidak dimaksudkan untuk menggantikan pengobatan yang dibutuhkan pasien. Namun, terapi tersebut dapat membantu meredakan gejala sehingga penggunaan obat batuk tidak harus dilakukan secara terus-menerus selama masa pemulihan.
"Karena secara evidence-based itu bisa menjadi terapi suportif untuk meredakan batuk. Jadi biar nggak obat full selama 2 minggu, karena influenza ini sembuhnya butuh waktu, nggak bisa langsung sekejap sembuh. Dan masih bisa menular walaupun kondisinya sudah baik," kata dr Ardi.
Menurut dia, pemulihan dari influenza membutuhkan waktu. Karena itu, kondisi anak yang mulai membaik tetap perlu dipantau, termasuk kemungkinan masih terjadinya penularan virus.
Selain memperhatikan gejala, orang tua juga perlu mengantisipasi penularan influenza. Kondisi tubuh yang sudah membaik tidak otomatis berarti seseorang sudah tidak dapat menularkan virus.
Ardi mengimbau masyarakat tetap menerapkan langkah pencegahan, terutama ketika beraktivitas setelah kondisi tubuh mulai pulih. Pencegahan tersebut antara lain menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, serta memastikan sirkulasi udara atau ventilasi ruangan tetap baik.
"Jadi tetap, paling enggak 5 hari setelah kondisinya fit tuh tetap pakai masker, jaga jarak, prokesnya dijaga dengan baik. Jadi jangan lupa prokesnya, masker, jaga jarak, cuci tangan, jaga ventilasi ruangan, dan yang lainnya makan sehat, vitamin D," kata dr Ardi.
Editor: Arika Hutama