Persibo Bojonegoro Bidik Promosi ke Liga 2, Sejumlah Pemain Baru Resmi Merapat
BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Manajemen Persibo Bojonegoro terus memperkuat komposisi skuad menjelang bergulirnya kompetisi Liga Nusantara 2026/2027 pada 30 Oktober 2026.
Sejumlah pemain baru didatangkan untuk meningkatkan kualitas tim sekaligus memperbesar peluang mewujudkan target promosi ke Liga 2.
Dua nama yang terakhir bergabung dengan Laskar Angling Dharma adalah Rifaldi Bawuo dan Aaron Yekti. Rifaldi didatangkan dari RANS Nusantara FC, sedangkan Aaron Yekti bergabung dengan status pemain pinjaman dari Isenmulang FC.
Kehadiran kedua pemain tersebut diharapkan menambah kekuatan Persibo, khususnya dalam meningkatkan ketajaman lini serang dan memperkuat persaingan di kompetisi mendatang.
Melalui akun media sosial resminya, @persibo.bojonegoro, manajemen Persibo menyoroti pengalaman Rifaldi Bawuo yang dinilai bisa menjadi modal penting bagi tim.
"Sebagai salah satu pemain senior, Rifaldi Bawuo hadir membawa pengalaman berharga. Musim sebelumnya, ia turut menjadi bagian dari keberhasilan RANS Nusantara FC meraih gelar juara sekaligus promosi ke kasta yang lebih tinggi,"
"Kini, saatnya membawa pengalaman tersebut untuk perjuangan Persibo Bojonegoro," demikian dikutip dari laman media sosial resmi Persibo @persibo.bojonegoro.
Selain kedua pemain tersebut, tim berjuluk Laskar Angling Dharma ini juga mengumumkan sejumlah pemain.
Perekrutan pemain baru tersebut dilakukan di tengah upaya Persibo membenahi performa setelah menelan dua kekalahan dalam pertandingan uji coba.
Persibo lebih dulu kalah 0-3 dari Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Lamongan. Setelah itu, tim kebanggaan masyarakat Bojonegoro tersebut kembali tumbang dengan skor 0-1 saat menghadapi Persekabpas Pasuruan.
Dua hasil tersebut menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih untuk mengidentifikasi kekurangan sekaligus mematangkan persiapan menjelang kompetisi resmi.
Manajer Persibo Bojonegoro, Ali Mahmud, mengatakan bahwa pertandingan uji coba memberikan kesempatan bagi tim untuk mengetahui aspek permainan yang masih perlu diperbaiki.
“Ini Bagus untuk mengetahui kekurangan tim,” kata Ali Mahmud, Selasa (13/10/2026).
Menurut Ali, laga melawan Persela yang berkompetisi di level lebih tinggi menjadi tolok ukur untuk mengukur kemampuan para pemain. Sementara itu, pertandingan melawan Persekabpas memberikan gambaran mengenai kekuatan Persibo saat menghadapi sesama peserta Liga Nusantara.
Ali menegaskan, hasil akhir pertandingan bukan satu-satunya indikator untuk menilai kesiapan tim. Evaluasi juga mencakup perkembangan permainan, koordinasi antarpemain, serta kemampuan menjalankan strategi yang telah disiapkan tim pelatih.
Persibo kini berupaya memanfaatkan sisa waktu persiapan untuk meningkatkan kekompakan dan menentukan komposisi skuad yang paling ideal. Kehadiran pemain baru diharapkan mampu memberikan pilihan tambahan bagi tim pelatih dalam meracik strategi.
Dengan target promosi ke Liga 2, Persibo membutuhkan persiapan yang matang sejak awal kompetisi. Evaluasi dari laga uji coba serta proses adaptasi pemain baru diharapkan dapat membantu Laskar Angling Dharma tampil lebih kompetitif pada musim 2026/2027.
Editor: Arika Hutama