Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polres Bojonegoro Dalami Dugaan Pencabulan Anak di Sukosewu, Korban dan Terlapor Diperiksa
Advertisement . Scroll to see content

Viral Tumpukan Sampah Liar Dekat SMAN 1 Baureno, Ironi di Tengah Persiapan Adipura 2026

Rabu, 04 November 2026 | 15:32 WIB
  • author D. AL Mahdi
Viral Tumpukan Sampah Liar Dekat SMAN 1 Baureno, Ironi di Tengah Persiapan Adipura 2026
Kondisi sampah yang berserakan menutup jalan paving. (Foto: Ist)

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id – Tumpukan sampah yang berserakan di tepi jalan dekat SMA Negeri 1 Baureno, Kabupaten Bojonegoro, menjadi sorotan warga setelah videonya viral di media sosial. 

Sampah yang diduga dibuang secara liar itu bahkan meluber hingga menutupi jalan paving di sekitar lokasi.

Kondisi tersebut memicu beragam reaksi warganet. Sejumlah warga mengabadikan pemandangan itu melalui foto dan video, kemudian mengunggahnya ke grup Facebook. Unggahan tersebut pun dibanjiri komentar yang mayoritas menyayangkan kondisi lingkungan tersebut.

Salah satu warga yang merekam kondisi tumpukan sampah itu adalah Abdi Zul. Dalam video berdurasi beberapa detik yang diunggah ke grup Facebook Kabar Baureno New, Rabu pagi (4/11/2026), terlihat sampah menumpuk di pinggir rel kereta api, tepat di sisi kanan atau samping SMAN 1 Baureno.

"Ngeneki opo to yo?," demikian caption video yang diunggah tersebut.

Unggahan itu memantik ratusan komentar. Warganet mempertanyakan status lokasi tersebut, apakah merupakan tempat pembuangan sampah (TPS) resmi atau justru tempat pembuangan sampah ilegal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, lokasi tersebut diduga merupakan tempat pembuangan sampah liar.

Keluhan serupa juga disampaikan Linda. Ia turut mengunggah video kondisi sampah yang berserakan di lokasi tersebut melalui grup Facebook Kabar Baureno.

"Dulu tidak tempat pembuangan sampah sekarang kok jadi begini," demikian keterangan dalam video yang diunggahnya.

Sejumlah warga bahkan mempertanyakan kepedulian aparat lingkungan setempat terhadap persoalan tersebut.

"Gawat nk ora seng peduli lingkungan .rt rw lurah camat.mergawe opo jane..lingkungane ngene podo mbidek," tulis Heni S dalam kolom komentar.

Komentar bernada kecewa juga disampaikan Solika yang menyayangkan perilaku warga yang membuang sampah sembarangan, terlebih lokasinya berada di dekat lingkungan sekolah.

"Wong seng buwak'i sampah ngno kui sok matine kurukan sampah matane gerang2 bento GK Nok humane sekolah tahun2an otak AE gak di gae mikir," ungkap Solika.

Persoalan sampah liar tersebut menjadi ironi di tengah upaya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mempersiapkan diri menghadapi penilaian Adipura 2026. 

Kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah menjadi salah satu aspek penting yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Sebelumnya, Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah menggelar rapat koordinasi lintas sektor untuk mematangkan persiapan penilaian Adipura 2026. Rapat tersebut menindaklanjuti arahan Kementerian Lingkungan Hidup terkait pelaksanaan Adipura tahun ini.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Setyowati, Gedung Pemkab Lama lantai 2, Senin (2/11/2026), dipimpin langsung Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah.

DLH bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya berupaya memperkuat sinergi dan kesiapan lintas sektor agar seluruh tahapan persiapan hingga pemantauan penilaian Adipura berjalan optimal.

"Hal ini bertujuan agar seluruh tahapan persiapan hingga pemantauan penilaian Adipura nanti dapat berjalan maksimal, terarah, dan terukur," demikian dikutip dari akun media sosial resmi @dlhbojonegoro.

DLH juga menekankan bahwa keberhasilan meraih Adipura tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan serta mengelola sampah secara bertanggung jawab.

"Mari bersama-sama kita wujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan asri. Bojonegoro Bahagia, Makmur, Membanggakan!," pungkasnya.

Editor: Arika Hutama

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut