Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Penculikan Soekarno dan Hatta Jelang Detik-Detik Proklamasi
Advertisement . Scroll to see content

Bung Karno Pernah Di Anggap Kurang Sopan Oleh Singapura, Begini Penyebabnya

Rabu, 25 Mei 2022 | 11:37 WIB
  • author Yudianto
Bung Karno Pernah Di Anggap Kurang Sopan Oleh Singapura, Begini Penyebabnya
Ir. Soekarno (Foto : Ist)

JAKARTA, iNewsBojonegoro.id - Publik Singapura pernah dibuat geger oleh gaya lantang Presiden Indonesia pertama, Soekarno. Kehebohan itu cuma lantaran Soekarno memekik keras kata "Merdeka!".

Singkatnya, pada 1955 Soekarno hendak pergi beribadah haji ke Tanah Suci. Dalam perjalanan ke Arab Saudi, pesawat yang ditumpangi sang proklamator harus singgah terlebih dahulu di Singapura. Warga Indonesia yang ada di Singapura pun sangat antusias menyambut dan meminta Soekarno memberi wejangan.

Pada keesokan harinya, pers imperialis Singapura menulis besar-besar: “Presiden Sukarno menjalankan ill-behaviour“. Soekarno dianggap kurang sopan.

Pada saat Soekarno berada di Arab Saudi, pers Singapura masih terus meramaikan kejadian tersebut. Soekarno dianggap mengompori publik Singapura untuk lepas dari Inggris. Begitu Bung Karno kembali dari Tanah Suci dan singgah lagi di Singapura, pers lokal memberondongnya dengan pertanyaan seputar kata "Merdeka" itu.

Editor: Prayudianto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut