BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya membatalkan lima perjalanan kereta api yang berangkat dari Stasiun Bojonegoro.
Pembatalan tersebut dilakukan menyusul terendamnya jalur rel kereta api di sejumlah titik wilayah Pekalongan akibat banjir, sehingga prasarana perkeretaapian tidak dapat dilalui dengan aman.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro, menjelaskan bahwa genangan air di lintas Pekalongan memaksa KAI melakukan rekayasa pola operasi perjalanan kereta api, termasuk pembatalan sejumlah keberangkatan yang melintasi jalur terdampak.
“Keselamatan pelanggan dan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama. Pembatalan dilakukan setelah dilakukan pengecekan lintas dan dinilai belum memungkinkan untuk dilalui secara aman,” ujar Mahendro.
Selain pembatalan, rekayasa pola operasi juga berdampak pada keterlambatan kedatangan sejumlah rangkaian kereta di Stasiun Bojonegoro.
Kondisi ini menyebabkan beberapa perjalanan tidak dapat diberangkatkan karena rangkaian harus menunggu kedatangan perjalanan sebelumnya guna memastikan kesiapan sarana dan aspek keselamatan.
Adapun lima perjalanan kereta api yang dibatalkan dari Stasiun Bojonegoro meliputi:
• KA Argo Anjasmoro relasi Surabaya Pasarturi–Bojonegoro–Gambir
• KA Ambarawa Ekspres relasi Surabaya Pasarturi–Bojonegoro–Semarang Poncol
• KA Sembrani Tambahan relasi Surabaya Pasarturi–Bojonegoro–Gambir
• KA Blambangan Ekspres relasi Ketapang–Surabaya Pasarturi–Bojonegoro–Pasarsenen
• KA Blambangan Ekspres relasi Pasarsenen–Bojonegoro–Surabaya Pasarturi–Ketapang
“Total penumpang terdampak pembatalan dari Stasiun Bojonegoro mencapai 230 orang. Kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi,” kata Mahendro.
Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen. Pembatalan tiket dan pengembalian dana dapat dilakukan maksimal tujuh hari (7x24 jam) dari jadwal keberangkatan yang tertera di tiket.
Pengembalian bea tiket dapat dilakukan melalui loket stasiun maupun Contact Center 121.
Pengajuan melalui Contact Center 121 dapat diakses melalui layanan panggilan telepon dan VOIP pada aplikasi Access by KAI, khusus untuk pengembalian bea tiket 100 persen.
“Kami mengapresiasi pengertian dan kesabaran pelanggan di tengah kondisi cuaca ekstrem ini. KAI Daop 8 Surabaya akan terus memantau kondisi jalur dan berkoordinasi dengan pihak terkait demi menjaga keselamatan serta keandalan perjalanan kereta api,” pungkas Mahendro.
Editor : Dedi Mahdi
Artikel Terkait
