BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Sebanyak 538 pasangan di Kabupaten Bojonegoro dijadwalkan melangsungkan akad nikah pada malam songo atau malam ke-29 Ramadan 1447 Hijriah yang jatuh pada Kamis malam, 19 Maret 2026.
Data tersebut berdasarkan laporan terbaru dari Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro yang dirilis pada 17 Maret 2026. Dalam dokumen bertajuk Data Nikah Malam 9 Tahun 2026, tercatat adanya penambahan 54 peristiwa pernikahan dibandingkan data sementara yang sebelumnya dirilis pada 9 Maret 2026.
Kasi Bimas Islam Kemenag Bojonegoro, H. Sun'an, mengungkapkan bahwa Kecamatan Baureno masih menjadi wilayah dengan jumlah pernikahan tertinggi.
“Dari total 538 pernikahan yang tercatat, Kecamatan Baureno masih menjadi wilayah dengan jumlah pernikahan terbanyak, yakni 62 pasangan,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Posisi berikutnya ditempati Kecamatan Kepohbaru dengan 48 pasangan, disusul Sumberrejo sebanyak 36 pasangan, Kanor 34 pasangan, serta Dander dan Ngasem yang masing-masing mencatat 33 pasangan.
Sejumlah kecamatan lain juga mencatat angka yang cukup signifikan, di antaranya Kedungadem dengan 26 pasangan, Sukosewu 24 pasangan, Bojonegoro 23 pasangan, serta Balen sebanyak 22 pasangan.
Di sisi lain, terdapat beberapa kecamatan dengan jumlah pernikahan relatif rendah. Kecamatan Gondang hanya mencatat satu pernikahan, Kedewan dua pernikahan, serta Bubulan dan Margomulyo masing-masing empat pernikahan.
Sementara itu, Purwosari mencatat lima pernikahan. Adapun Ngambon dan Sekar menjadi dua kecamatan yang masih nihil pernikahan pada malam songo tahun ini.
Sun’an menjelaskan, tingginya angka pernikahan pada malam Ramadan merupakan fenomena yang hampir terjadi setiap tahun di Bojonegoro.
"Bulan suci Ramadan dinilai memiliki nilai spiritual tinggi sehingga banyak masyarakat memilih momen tersebut untuk melangsungkan akad nikah," tambahnya.
Tradisi malem songo sendiri hingga kini masih menjadi pilihan masyarakat. Selain sarat nuansa religius, momen tersebut diyakini membawa keberkahan dan harapan baik bagi pasangan yang memulai kehidupan rumah tangga.
Dengan adanya pembaruan data ini, tradisi pernikahan malam songo di Bojonegoro pada 2026 kembali menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat, sekaligus menegaskan dominasi Kecamatan Baureno sebagai wilayah dengan angka pernikahan tertinggi pada momentum tersebut.
Editor : Arika Hutama
Artikel Terkait
