Minta Pengkritik MBG di Bojonegoro Pindah Negara, Postingan Diduga Pekerja SPPG Ini Dirujak Warganet

Dedi M.A
Tangkapan layar postingan di media sosial yang viral. Foto: Istimewa

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Sebuah unggahan di media sosial Facebook yang diduga diposting pegawai SPPG, memicu perdebatan warganet di Kabupaten Bojonegoro setelah viral dalam grup komunitas lokal, Rabu (15/4/2026). 

Unggahan tersebut berisi narasi yang menyebut warga Bojonegoro yang tidak mendukung atau kerap mengkritik program MBG sebaiknya pindah negara.

Postingan itu diunggah oleh akun bernama “norma jokowi” dan disertai foto seorang pria berdiri di depan mobil bertuliskan MBG. Dalam waktu singkat, unggahan tersebut langsung mendapat respons luas dari warganet.

"Ingat, 75% warga Bojonegoro pilih Prabowo karna butuh MBG, jadi yang suka hujat MBG mending pindah negara," demikian dalam caption disertai foto pria di depan mobil MBG, dalam group Fb Info Bojonegoro, rabu (15/4).

Hingga beberapa jam setelah diunggah, postingan tersebut telah dibanjiri lebih dari 300 komentar. Mayoritas warganet menyampaikan keberatan atas pernyataan yang dinilai provokatif tersebut.

Sejumlah komentar yang muncul di antaranya mempertanyakan narasi yang dibangun dalam unggahan tersebut.

"Nyoblos prabowo belum tentu butuh MBG," kata Alimah H.

"Ini yang buat sepertinya karyawan MBG, harus ada tindakan," Kata  Kencana.

"Menu yang disajikan sering tidak sesuai anggaran, jadi wajar warga mengkritik," kata Tony Irawan.

Selain komentar tersebut, ratusan tanggapan lain juga turut mengecam isi unggahan yang dianggap tidak mewakili pandangan seluruh masyarakat Bojonegoro.

Perdebatan di ruang digital ini mencerminkan beragam pandangan publik terkait program MBG, sekaligus menunjukkan tingginya sensitivitas masyarakat terhadap isu-isu yang berkaitan dengan pilihan politik dan kebijakan publik.

Sementara itu, Pengawas SPPG Bojonegoro Tommy Mandala Putera mengaku jika pihaknya menyayangkan adanya postingan tersebut, karena bisa memicu kegaduhan.

"Saya tindak lanjuti mas, karena akan membuat gaduh itu nanti," jelasnya, saat dikonfirmasi.

Hingga saat ini, Tommy mengaku masih menelusiri siapa dan dari SPPG mana yang membuat postingan bernada provokatif tersebut.

Editor : Arika Hutama

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network