Setelah 5 Bulan Ditutup, Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Resmi Dibuka Kembali

Tim iNews
Potret Gunung Arjuno dan Welirang di Jatim. (Foto: Istimewa).

PASURUAN, iNewsBojonegoro.id - Aktivitas pendakian di Gunung Arjuno-Welirang kembali dibuka setelah sempat ditutup selama sekitar lima bulan akibat cuaca ekstrem yang melanda kawasan pegunungan. Pembukaan jalur resmi pendakian mulai diberlakukan pada Kamis (7/5/2026) setelah kondisi dinilai lebih aman bagi para pendaki.

Kepala UPT Tahura Raden Soerjo, Agustiningtyas Marini, menyampaikan bahwa seluruh jalur resmi pendakian kini sudah dapat digunakan kembali. Pembukaan dilakukan secara serentak pada semua akses yang berada di bawah pengelolaan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tahura R Soerjo.

“Pendakian Arjuno dan Welirang sudah dibuka kembali mulai Kamis hari ini,” ujarnya dikutip dari iNews Malang, Jumat (8/5/2026).

Sebelumnya, jalur pendakian ditutup sejak 16 November 2025 menyusul kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung. Selama masa penutupan, petugas melakukan pemantauan kawasan sekaligus penanganan jalur pendakian.

Menurut Marini, keputusan pembukaan kembali diambil setelah sejumlah indikator menunjukkan kondisi yang membaik, terutama cuaca yang mulai stabil dan menurunnya intensitas hujan di kawasan pegunungan.

Selain itu, petugas juga telah melakukan pembersihan jalur dari berbagai hambatan seperti pohon tumbang dan material lain yang berisiko bagi pendaki.

Meski demikian, pihak pengelola tetap mengingatkan para pendaki agar mengutamakan keselamatan selama melakukan perjalanan.

“Para pendaki wajib mempersiapkan diri dengan mematuhi dan mengikuti ketentuan SOP pendakian,” ujarnya.

Pembukaan ini berlaku di seluruh pintu masuk resmi pendakian, mulai dari jalur Sumber Brantas di Kota Batu, Lawang, jalur via Tretes di Kecamatan Prigen, hingga Tambakwatu di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

UPT Tahura R Soerjo juga menegaskan bahwa penutupan kembali dapat dilakukan sewaktu-waktu apabila terjadi cuaca ekstrem atau kondisi darurat lainnya di kawasan gunung.

“Pendakian dapat ditutup sewaktu-waktu bila terjadi cuaca ekstrem atau kondisi darurat lainnya,” ucapnya.

Berdasarkan informasi dari laman resmi SIPenerang Tahura R Soerjo, tarif pendakian Gunung Arjuno, Welirang, dan Bukit Lincing ditetapkan sebesar Rp20.000 per orang per hari bagi wisatawan domestik. Sementara itu, wisatawan mancanegara dikenakan tarif Rp200.000 per orang per hari.

Pengelola juga menyediakan kuota harian sekitar 500 hingga 550 pendaki setiap hari untuk menjaga keamanan dan kelestarian kawasan pegunungan.

Editor : Arika Hutama

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network