BOJONEGORO, iNewsBjonegoro.id - Massa yang mengatasnamakan Paguyuban Relawan Makan Bergizi Gratis (MBG) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Bojonegoro, Senin (22/6/2026).
Mereka menyuarakan dukungan terhadap keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sebelum menuju Kantor DPRD Bojonegoro di Jalan Veteran, massa terlebih dahulu berkumpul di kawasan Terminal Rajekwesi. Dari lokasi tersebut, mereka melakukan long march menuju gedung dewan sambil membawa berbagai poster berisi dukungan terhadap program MBG.
Peserta aksi yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bojonegoro juga diiringi belasan sound system yang memutar musik jedag-jedug. Sepanjang perjalanan hingga lokasi aksi, massa tampak berjoget dan menyuarakan dukungan terhadap program pemerintah tersebut.
Sejumlah poster yang dibawa peserta aksi memuat berbagai pesan dukungan, di antaranya bertuliskan "Jangan hentikan MBG, MBG ciptakan lapangan kerja", "Pak Prabowo jangan bersedih, kami mendukung program MBG", hingga "Yang menolak MBG, berarti membiarkan anak mengalami stunting".
Dalam orasinya, massa meminta Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui DPRD untuk meneruskan aspirasi mereka kepada pemerintah pusat terkait keberlangsungan program MBG.
"Kami meminta kepada pihak DPRD untuk menyampaikan aspirasi kami ke pemerintah pusat, agar program MBG tidak dihentikan, karena terbukti bermanfaat," kata salah satu orator saat menyampaikan orasi.
Aksi tersebut mendapat respons dari pimpinan dan sejumlah anggota DPRD Bojonegoro yang menemui peserta demonstrasi di depan gedung dewan.
Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Mitroatin, meminta massa menyampaikan aspirasi secara tertib dan memastikan tuntutan mereka akan diteruskan kepada pemerintah pusat.
"Tolong menyampaikan aspirasi dengan tertib, kami akan menyampaikan aspirasi panjenengan semua ke pemerintah pusat," ungkap Mitroatin.
Setelah menyampaikan orasi, sejumlah perwakilan peserta aksi kemudian diajak melakukan audiensi bersama pimpinan DPRD Bojonegoro untuk membahas aspirasi yang disampaikan dalam aksi tersebut.
Editor : Arika Hutama
Artikel Terkait
