BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Dai kondang KH Anwar Zahid menyampaikan terima kasih kepada Bupati Blora Arief Rohman dan jajaran Polres Blora setelah mengalami kecelakaan di Jalan Raya Padangan-Ngawi, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (10/8/2026) malam.
Ucapan tersebut disampaikan KH Anwar Zahid melalui akun Instagram resminya @abahanza.official. Ia mengapresiasi bantuan transportasi yang diberikan setelah insiden sehingga dirinya tetap dapat melanjutkan agenda pengajian di Jawa Tengah.
"Terima kasih kepada bapak bupati blora bapak Arief Rohman, dan Porles Blora yang sudah membackup transportasi pasca insiden sehingga bisa menyapa warga Desa Sijenggung Banjarmangu, Banjarnegara," demikian dikutip dari akun media sosial instagram resmi anwar zahid @abahanza.official.
Bupati Blora Arief Rohman sebelumnya disebut langsung menuju lokasi setelah mendapat kabar mengenai kecelakaan tersebut. Bupati Blora juga menyediakan kendaraan untuk mengantar KH Anwar Zahid menuju lokasi pengajian di Desa Sijenggung, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Kecelakaan yang melibatkan Toyota Alphard dan truk trailer itu terjadi di wilayah Desa Prangi, Kecamatan Padangan, sekitar pukul 22.45 WIB. Wilayah tersebut merupakan daerah yang berbatasan dengan Cepu, Blora, Jawa Tengah.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah sejumlah video kondisi pascakecelakaan beredar di media sosial.
Dalam video yang beredar, KH Anwar Zahid yang akrab disapa Abah Anza terlihat berada di tepi jalan dan duduk di tanah. Sementara Toyota Alphard yang ditumpanginya tampak mengalami kerusakan pada bagian depan dan belakang.
Berdasarkan data yang dihimpun dari kepolisian, Toyota Alphard bernomor polisi S 14X XX dikemudikan A (31), warga Kecamatan Kanor, Bojonegoro.
Mobil tersebut juga membawa seorang penumpang, yakni A.A.Z (52), warga Kecamatan Kanor, Bojonegoro, yang merupakan KH Anwar Zahid, pengasuh Pondok Pesantren Sabilunnajah Simo.
Sementara itu, truk trailer bernomor polisi S 94XX XX dikemudikan W.P (44), warga Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.
Kanit Penegakan Hukum Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Septian Nur Pratama menjelaskan, kecelakaan bermula saat Toyota Alphard melaju dari arah utara menuju selatan.
Setibanya di lokasi kejadian, tepatnya di sebelah utara perbaikan jalan wilayah Tinggang, Toyota Alphard berhenti di belakang sebuah truk yang belum diketahui identitasnya.
"Kendaraan itu berhenti karena menunggu antrean sistem buka-tutup jalur," jelasnya, dalam keterangan tertulis yang disampaikan.
Saat Alphard masih dalam posisi berhenti, truk trailer datang dari arah belakang. Truk yang dikemudikan W.P tersebut kemudian menabrak Toyota Alphard.
"Diduga pengemudi truk trailer dalam kondisi mengantuk sehingga tidak mampu menguasai laju kendaraannya. Truk kemudian menabrak Toyota Alphard yang berada di depannya," tambahnya.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan dalam kecelakaan tersebut. Namun, kedua kendaraan mengalami kerusakan berat.
Setelah kejadian, petugas kepolisian melakukan penanganan di lokasi dan mengumpulkan keterangan dari pihak-pihak yang terlibat. Polisi juga masih melakukan penanganan lebih lanjut terhadap kendaraan dan pihak-pihak yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Editor : Arika Hutama
Artikel Terkait
