get app
inews
Aa Text
Read Next : PNS dan Pelajar Terlibat Kecelakaan di Jalan Bojonegoro-Babat, Begini Kondisi Korban

7 Anggota Brimob Diamankan Usai Ojol Tewas Dilindas Rantis, Propam Janji Transparansi

Jum'at, 29 Agustus 2025 | 09:33 WIB
header img
Tangkapan layar kendaraan rantis brimob saat melindas ojol. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNewsBojonegoro.id - Kepolisian Republik Indonesia telah mengamankan dan memeriksa tujuh anggota Brimob terkait insiden tewasnya driver ojek online (ojol) berinisial AK (21) yang terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat pembubaran aksi demonstrasi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis malam, 28 Agustus 2025.

Kepastian ini disampaikan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, Irjen Abdul Karim, dalam konferensi pers yang digelar di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Jumat dini hari (29/8/2025).

“Atas nama pribadi dan institusi, kami turut berduka cita atas kejadian korban meninggal. Tentu ini menjadi perhatian pimpinan dan organisasi untuk melakukan penindakan proses seadil-adilnya,” ujar Irjen Abdul Karim.

Ia memastikan bahwa proses hukum terhadap para terduga pelaku akan dilakukan secara transparan, profesional, dan hasilnya akan diinformasikan kepada publik secara berkala.

“Saat ini pelaku sudah kita amankan, berjumlah 7 orang, sudah kita lakukan pemeriksaan gabungan dari Div Propam Mabes Polri dengan Propam Kor Brimob Polri karena ini menyangkut anggota Brimob,” jelasnya.

Ketujuh personel yang diperiksa merupakan anggota Satuan Brimob Polda Metro Jaya. Pemeriksaan dilakukan di Markas Komando (Mako) Brimob Kwitang, Jakarta Pusat. Selain itu, kendaraan rantis yang terlibat dalam insiden juga telah diamankan sebagai barang bukti.

“Jadi kendaraan, termasuk pelaku 7 orang, sudah diamankan semua dalam rangka proses pemeriksaan,” imbuh Abdul Karim.

Kadiv Propam juga mengungkap inisial tujuh anggota Brimob yang berada dalam kendaraan saat insiden terjadi, yaitu: Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Baraka Y, dan Baraka D.

“Masih kita dalami siapa yang setir, siapa yang ini, kita dalami. Yang jelas tujuh ini ada di satu kendaraan. Kita dalami perannya, masih dalam rangka pemeriksaan. Akan kita update,” tegasnya.

Peristiwa tragis ini terjadi saat kepolisian tengah membubarkan aksi massa dalam demo buruh 28 Agustus 2025. Mobil rantis Brimob diduga melaju di tengah kerumunan, dan menyebabkan korban AK tewas di tempat. Video insiden tersebut sempat viral di media sosial dan memicu kecaman dari berbagai pihak, termasuk komunitas ojek online.

Pihak Polri sebelumnya telah menemui keluarga korban di RSCM dan menyampaikan permintaan maaf serta komitmen untuk mendampingi proses pemakaman dan penegakan hukum secara adil.

Editor : Dedi Mahdi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut