get app
inews
Aa Text
Read Next : Kurangi Risiko Gagal Panen, 14,8 Km Irigasi Tersebar 119 Desa di Bojonegoro Rampung Dikerjakan

533 Meter Jalan Desa Dibangun, BKKD Percepat Pemerataan Pembangunan di Ngasem Bojonegoro

Senin, 23 Februari 2026 | 09:28 WIB
header img
Jalan Desa yang selesai dikerjakan lewat program BKKD 2025. Foto: Istimewa

NGASEM, iNewsBojonegoro.id - Program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Bojonegoro terus menunjukkan pemerataan pembangunan. Terbaru, Pemerintah Desa Dukuhkidul, Kecamatan Ngasem, menuntaskan pembangunan jalan aspal sepanjang 533 meter dengan lebar 3 meter.

Kepala Desa Dukuhkidul, Sulibianto, mengatakan jalan tersebut membentang di RT 6, 7, 8, dan 9 Dusun Dukuhkidul. Akses itu merupakan jalur utama masyarakat untuk menuju sekolah, pasar, desa tetangga, hingga pusat kecamatan.

“Jalan ini adalah satu-satunya akses utama warga dalam beraktivitas sehari-hari, termasuk mengangkut hasil pertanian dan mengantar anak sekolah,” ujar Sulibianto, Rabu (18/2/2026).

Dikelola Transparan dan Sesuai Standar Teknis

Proyek yang bersumber dari program BKKD Pemerintah Kabupaten Bojonegoro ini dilaksanakan secara swakelola dengan melibatkan masyarakat setempat. Sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan, proses pembangunan dilakukan secara terbuka dan partisipatif.

Hasil pemeriksaan dari Inspektorat serta pihak kecamatan menunjukkan pekerjaan berjalan baik dan memenuhi standar teknis yang ditetapkan Pemkab Bojonegoro.

Sulibianto menyampaikan apresiasi kepada Tim Pelaksana Kegiatan (Timlak) yang aktif melibatkan warga dalam proses pembangunan. Menurutnya, pengelolaan anggaran yang transparan menjadi kunci keberhasilan proyek tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Bojonegoro atas program BKKD yang diberikan kepada desa kami,” ujarnya.

Dorong Aktivitas Ekonomi dan Pertanian

Keberadaan jalan aspal ini dinilai membawa dampak signifikan terhadap kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Selain meningkatkan kenyamanan dan keamanan mobilitas, infrastruktur tersebut juga memperlancar distribusi hasil pertanian.

Aim, salah satu warga, mengaku kini lebih mudah mengantar dan menjemput anak sekolah. Sebelumnya, kondisi jalan rusak dan licin saat musim hujan sehingga menyulitkan perjalanan.

“Sekarang jauh lebih nyaman. Dulu kalau hujan sangat becek dan rawan tergelincir,” katanya.

Hal senada disampaikan Abdul Hamid, petani setempat. Ia menyebut akses jalan yang baik memudahkan pengangkutan hasil panen ke rumah maupun langsung ke pasar.

“Kalau panen sekarang lebih mudah diangkut kendaraan. Distribusi lancar dan harga hasil panen bisa lebih stabil,” ujarnya.

Selain memperlancar arus barang dan orang, pembangunan ini juga menyerap tenaga kerja lokal selama proses pengerjaan, sehingga memberi dampak ekonomi langsung bagi warga.

Harapan Keberlanjutan Program

Secara strategis, jalan tersebut mendukung sektor pertanian, mendorong aktivitas perdagangan, serta menunjang akses pendidikan dan kegiatan sosial masyarakat Desa Dukuhkidul, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro.

Pemerintah desa meyakini infrastruktur yang memadai menjadi fondasi penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Keberhasilan proyek ini sekaligus menunjukkan bahwa pengelolaan anggaran yang transparan dan partisipatif mampu menghadirkan pembangunan yang tepat sasaran.

Kepala desa dan warga pun berharap pada 2026 mendatang Desa Dukuhkidul kembali memperoleh alokasi program BKKD untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur yang masih dibutuhkan.

Editor : Arika Hutama

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut