get app
inews
Aa Text
Read Next : Marak Aktivasi Identitas Kependudukan Digital Palsu, Disdukcapil Bojonegoro Minta Warga Hati-hati

Bocah 11 Tahun Ditemukan Meninggal di Tepi Saluran Air, Polisi Sebut Tidak Ada Tanda Kekerasan

Minggu, 01 Maret 2026 | 08:45 WIB
header img
Tim identifikasi dari Polres Bojonegoro saat melakukan pemeriksaan jasad korban. Foto: Istimewa

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id – Seorang anak laki-laki berinisial AHP (11), warga Kelurahan Mojokampung, Kecamatan Bojonegoro Kota, Kabupaten Bojonegoro, ditemukan meninggal dunia di tepi saluran air, Sabtu (28/02/2026) malam. Lokasi penemuan berada sekitar 100 meter dari rumah korban.

Kapolsek Bojonegoro Kota, Agus El Fauzi, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak Jumat (27/02/2026).

Hilang Sejak Jumat Siang

Berdasarkan keterangan kepolisian, pada Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WIB, korban berangkat sekolah di SDN Mojokampung seperti biasa. Sekitar pukul 11.00 WIB, korban pulang ke rumah.

Namun pada pukul 12.30 WIB, korban kembali keluar rumah. Hingga pukul 15.00 WIB, korban belum kembali. Pihak keluarga sempat melakukan pencarian secara mandiri, tetapi tidak membuahkan hasil.

Karena hingga Sabtu pagi korban belum ditemukan, keluarga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bojonegoro Kota.

Ditemukan Tak Bernyawa

Sekitar pukul 19.00 WIB pada Sabtu malam, seorang warga yang juga tetangga korban menemukan jasad anak tersebut di dekat saluran air, tepatnya di samping sebuah rumah kosong.

Mendapat laporan itu, petugas Polsek Bojonegoro Kota bersama Tim Identifikasi Polres Bojonegoro dan tenaga medis dari Puskesmas Bojonegoro segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal.

Dari hasil identifikasi, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan panjang tubuh sekitar 135 sentimeter, berperawakan sedang, berkulit sawo matang, dan berambut hitam. Saat ditemukan, korban mengenakan kaus lengan pendek berwarna biru bertuliskan “JOGJA” dan celana pendek hijau lumut.

“Berdasarkan hasil visum luar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban,” ujar Agus.

Keluarga Tolak Autopsi

Pihak kepolisian menyatakan keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Penolakan itu disertai surat pernyataan resmi dari pihak keluarga.

“Jenazah korban telah kami serahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” kata Agus.

Polisi memastikan proses penanganan dilakukan sesuai prosedur dan situasi di lokasi kejadian dalam kondisi kondusif.

Editor : Arika Hutama

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut