get app
inews
Aa Text
Read Next : Perkuat Relawan Kemanusiaan, PMI Bojonegoro Gandeng Komunitas Mahasiswa

Stok Darah Terancam Turun Saat Ramadan, PMI Bojonegoro Gelar Donor Darah di Masjid Malam Hari

Minggu, 01 Maret 2026 | 09:41 WIB
header img
PMI Bojonegoro saat menggelar donor darah di masjid malam hari saat ramadan. Foto: PMI

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro melalui Unit Donor Darah (UDD) menggelar program Safari Donor Darah di sejumlah masjid selama Bulan Suci Ramadan. Program ini menjadi strategi untuk menjaga ketersediaan stok darah di tengah tren penurunan jumlah pendonor saat bulan puasa.

Kepala UDD PMI Bojonegoro, dr. Imam Sutrisno, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan dengan menggandeng Dewan Masjid Indonesia (DMI). Donor darah dilakukan pada malam hari di masjid-masjid, menyesuaikan waktu ibadah masyarakat.

“Pelayanan donor darah selama Ramadhan kami kolaborasikan dengan DMI, sehingga masyarakat bisa berdonor di masjid pada malam hari setelah beraktivitas dan beribadah,” ujarnya.

Sasar Masjid dan Pusat Keramaian

Selain di masjid, PMI Bojonegoro juga membuka layanan donor darah di pusat keramaian, salah satunya di kawasan Alun-Alun Bojonegoro. Layanan tersebut dibuka mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WIB, bertepatan dengan kegiatan bazar UMKM yang rutin digelar selama Ramadhan.

Langkah ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat yang ingin berdonor tanpa harus datang langsung ke kantor UDD.

Apresiasi untuk Pendonor

Sebagai bentuk apresiasi, PMI Bojonegoro menyiapkan paket tambahan berupa 3 kilogram beras premium bagi setiap pendonor, baik yang berdonor di masjid maupun di kantor UDD PMI Kabupaten Bojonegoro.

“Ini sebagai ungkapan terima kasih kami kepada para pendonor yang telah menyumbangkan darahnya di bulan Ramadhan,” kata Imam.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiati, berharap inovasi layanan donor darah di masjid dapat berdampak positif terhadap pemenuhan kebutuhan stok darah selama Ramadhan.

Ia menegaskan, keberlangsungan layanan kesehatan sangat bergantung pada ketersediaan darah yang cukup, sehingga partisipasi masyarakat menjadi kunci utama.

Editor : Arika Hutama

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut