Imbauan PSHT Bojonegoro Jelang Pengesahan Warga Baru, Larang Konvoi dan Penggunaan Pakaian Sakral
BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id – Polres Bojonegoro menggelar rapat koordinasi (rakor) pengamanan menjelang pelaksanaan pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Bojonegoro Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung AP I Rawi, Mapolres Bojonegoro, Senin (15/6/2026).
Rakor dihadiri jajaran kepolisian, pengurus PSHT, serta sejumlah pihak terkait guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan pengesahan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan memerlukan dukungan seluruh pihak, termasuk peserta pengesahan dan masyarakat.
"Pengamanan ini merupakan tanggung jawab bersama. Diperlukan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang baik agar seluruh kegiatan pengesahan warga baru PSHT dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan gangguan kamtibmas," ujarnya.
Kapolres juga mengimbau seluruh peserta pengesahan serta masyarakat untuk mematuhi aturan yang telah disepakati bersama demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Bojonegoro.
Sementara itu, Pengurus PSHT Cabang Bojonegoro turut menyampaikan sejumlah imbauan kepada warga PSHT, khususnya calon warga baru.
Imbauan tersebut disampaikan Ketua PSHT Cabang Bojonegoro, Wahyu Subakdiono, dalam rapat koordinasi pengamanan pengesahan.
Menurut Wahyu, hanya pihak yang memiliki tugas dan kepentingan dalam kegiatan tersebut yang diharapkan hadir di lokasi pengesahan.
"Sebentar lagi kita akan melakukan pengesahan, saya imbau yang pertama tidak usah datang ke tempat pengesahan kecuali yang bertugas," jelasnya.
Selain itu, ia mengajak seluruh keluarga besar PSHT untuk turut menyukseskan kegiatan melalui doa dan menjaga ketertiban selama pelaksanaan acara.
"Tidak usah datang menggunakan konvoi roda 2. Datang dengan tidak memakai pakaian sakral," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Cabang PSHT juga mengimbau seluruh calon warga, warga PSHT, pelatih, pengurus ranting, dan rayon agar bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta nama baik organisasi selama rangkaian pengesahan berlangsung.
Ia juga mengingatkan seluruh anggota agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, baik yang diterima secara langsung maupun melalui media sosial.
Seluruh anggota diminta tetap menjaga persaudaraan, menghormati masyarakat, dan menjalin hubungan baik dengan seluruh elemen bangsa.
Hingga saat ini, baik pihak PSHT maupun kepolisian belum mengumumkan jadwal pasti pelaksanaan pengesahan warga baru PSHT Tahun 2026. Namun, kegiatan tersebut umumnya dilaksanakan pada awal Bulan Muharam atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai Bulan Suro.
Editor : Arika Hutama