get app
inews
Aa Text
Read Next : Sebanyak 15.972 Buruh Rokok di Bojonegoro Terima BLT DBHCHT, Masing-Masing Rp875 Ribu

Evaluasi EPSS 2026, Bupati Setyo Wahono Sebut Data Berkualitas Jadi Kunci Pembangunan Bojonegoro

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:20 WIB
header img
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Sambut Interview EPSS untuk Tata Kelola Data. (Foto: iNews Bjn)

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat tata kelola data sebagai fondasi dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Komitmen tersebut ditegaskan saat pelaksanaan Interview Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026 bersama Tim Penilai Badan Pusat Statistik (BPS), Selasa (14/7/2026), di Ruang Setyowati, Gedung Pemkab Bojonegoro.

Kegiatan ini dipimpin langsung Bupati Bojonegoro Setyo Wahono didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah. Turut hadir BPS Kabupaten Bojonegoro, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Kepemudaan dan Olahraga, serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.

Interview EPSS merupakan bagian dari evaluasi nasional untuk mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral di daerah. Kegiatan tersebut juga bertujuan memperkuat implementasi Satu Data Indonesia sebagai dasar penyusunan perencanaan pembangunan berbasis data.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan bahwa data berkualitas menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan publik. Menurutnya, setiap kebijakan harus didukung data yang dapat dipertanggungjawabkan dan mudah diakses masyarakat.

"Karena itu, kami mengapresiasi pelaksanaan EPSS yang tidak hanya menjadi pemenuhan indikator penilaian, tetapi juga menjadi sarana mengevaluasi tata kelola statistik sektoral yang telah kita bangun bersama," ujarnya.

Bupati menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat implementasi Satu Data Indonesia melalui peningkatan tata kelola data, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, pembangunan sistem informasi yang terintegrasi, serta memperkuat kolaborasi antarperangkat daerah sebagai produsen data.

"Kami berharap memperoleh masukan, saran, dan rekomendasi dari tim penilai sebagai bahan perbaikan berkelanjutan agar tata kelola data di Kabupaten Bojonegoro semakin baik serta mampu mendukung perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, efektif, dan akuntabel," tambahnya.

Ia juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah untuk terus meningkatkan standar metadata, kualitas data, dan interoperabilitas agar setiap program pembangunan dapat dilaksanakan secara tepat sasaran, terukur, efisien, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menyampaikan bahwa komitmen pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan statistik sektoral telah diperkuat melalui Peraturan Bupati Bojonegoro Nomor 17 Tahun 2021 tentang Satu Data Kabupaten Bojonegoro dan Keputusan Bupati Bojonegoro Nomor 188/147/412.013/2023 tentang Tim Penilai Internal Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral Kabupaten Bojonegoro.

Selain dukungan regulasi, pemerintah daerah juga menyiapkan pembiayaan sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral.

Pada kesempatan yang sama, Tim Penilai BPS, Ganes Diatama Musyafi, mengapresiasi keterbukaan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro selama proses evaluasi berlangsung. Menurutnya, seluruh perangkat daerah telah menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral.

"Kami menyampaikan apresiasi yang tinggi atas keterbukaan Pemkab Bojonegoro. Semoga diskusi hari ini semakin memperkuat tata kelola penyelenggaraan statistik sektoral sehingga data yang dihasilkan semakin berkualitas, akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, serta mampu mendukung pengambilan berbagai kebijakan pembangunan," pungkasnya.

Editor : Arika Hutama

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut