Pertahankan Kampus Terbaik di Bojonegoro, Peringkat Nasional Unigoro Melonjak di EduRank 2026
BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id – Kampus Universitas Bojonegoro (Unigoro) kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi terbaik di Kabupaten Bojonegoro berdasarkan pemeringkatan EduRank.
Tak hanya itu, pada pembaruan per 26 Maret 2026, Unigoro juga mencatat lonjakan signifikan di tingkat nasional dengan menempati peringkat 209 dari total 562 perguruan tinggi di Indonesia.
Capaian ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, Unigoro masih berada di posisi ke-344 secara nasional, meskipun tetap menjadi yang terbaik di tingkat kabupaten.
Perwakilan Tim IT Unigoro, Andri Rachmatullah, menjelaskan bahwa peningkatan peringkat tersebut tidak lepas dari indikator penilaian yang digunakan EduRank.

“Penilaian pemeringkatan oleh Edurank ditentukan oleh tiga komponen. 45 persen berdasarkan kinerja penelitian atau publikasi riset. 45 persen berdasarkan keunggulan non akademik atau reputasi website. Serta 10 persen berdasarkan skor alumni,” terangnya, Kamis (26/3/26).
Menurut Andri, keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh civitas akademika. Ia menekankan bahwa penguatan sistem repository serta pengelolaan rekam jejak digital kampus turut berkontribusi terhadap peningkatan tersebut.
Selain itu, Unigoro terus mengedepankan pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai fondasi pengembangan institusi.
Andri juga menyoroti pentingnya posisi dalam pemeringkatan sebagai salah satu pertimbangan utama bagi calon mahasiswa.
“Bagaimana pun, pemeringkatan universitas akan menjadi pertimbangan utama bagi calon mahasiswa baru untuk memilih kampus tujuannya. Sehingga kita akan terus mempertahankan peringkat pertama di Kabupaten Bojonegoro. Sekaligus meningkatkan ranking nasionalnya,” tandasnya.
Dengan capaian ini, Unigoro menargetkan dapat terus memperkuat daya saing di tingkat nasional sekaligus mempertahankan dominasinya di wilayah Bojonegoro.
Editor : Arika Hutama