Pekerja Kandang Ayam di Bojonegoro Tewas Tersengat Listrik, Begini Kronologinya
SUMBEREJO, iNewsabojonegoro.id - Seorang pekerja peternakan ayam di Desa Butoh, Kecamatan Sumberrejo dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat listrik saat bekerja. Korban diketahui bernama Sadli (55), warga setempat.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu sore (2/5/2026) sekitar pukul 15.30 WIB di kandang ayam milik Nukh (65).Saat kejadian, korban tengah bekerja bersama rekannya, Soleh (42), melakukan persiapan penutupan tirai kandang dengan menggantungkan terpal pada rangka besi.
Kapolsek Sumberrejo, Polres Bojonegoro, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Zakaria Abdul Rahim, menjelaskan bahwa korban sempat berjalan seorang diri menuju bagian belakang kandang melalui sisi samping, sementara rekannya berada di bagian depan.
“Tidak lama berselang rekan korban mendengar teriakan dari korban.” tutur Kapolsek AKP Zakaria Abdul Rahim. Minggu (03/05/2026)
Mendengar teriakan tersebut, saksi langsung menuju sumber suara dan menemukan korban telah tergeletak di tanah dalam kondisi tidak sadar. Korban diduga tersengat aliran listrik.
Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Islam (RSI) Muhammadiyah Sumberrejo untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setibanya di rumah sakit, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
“Setelah sampai di RSI Sumberrejo, korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” kata Kapolsek.
Polisi yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta identifikasi korban.
Dari hasil pemeriksaan, ditemukan kabel listrik dalam kondisi terkelupas di sekitar lokasi korban tergeletak. Kabel tersebut diduga rusak akibat gigitan tikus dan menempel pada rangka besi tirai kandang, sehingga mengalirkan arus listrik.
Selain itu, hasil identifikasi menunjukkan adanya luka bakar pada jari tangan kiri korban, tepatnya di jari manis, jari tengah, dan jari kelingking. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan bahwa korban meninggal dunia akibat tersengat arus listrik,” kata Kaqpolsek.
Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukannya autopsi. Mereka juga menyatakan tidak akan menempuh jalur hukum terhadap pihak manapun.
“Jenazah korban telah kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.” kata Kapolsek AKP Zakaria Abdul Rahim.
Editor : Arika Hutama