get app
inews
Aa Text
Read Next : Disidak Wabup Nurul, Ini Biang Kerok Banjir di Kawasan Kota Bojonegoro

Produksi Sampah di Bojonegoro Meningkat, Pegiat Lingkungan Soroti Pengelolaan dan Edukasi Masyarakat

Kamis, 07 Mei 2026 | 07:57 WIB
header img
Gunungan sampah di TPA Banjarsari, Trucuk, Bojonegoro. Foto: Dedi / iNews

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Produksi sampah di Kabupaten Bojonegoro terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Berdasarkan data Satu Data Bojonegoro, total timbulan sampah pada 2025 mencapai 134.641,67 ton per tahun atau sekitar 368 ton per hari.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 134.329,37 ton per tahun. Namun, tingginya produksi sampah belum diimbangi dengan pengelolaan yang optimal.

Berdasarkan data tersebut, pada 2025 pengurangan sampah baru mencapai 19,37 persen atau sekitar 26.082,97 ton per tahun. Sementara penanganan sampah tercatat sebesar 15,82 persen atau 21.297,39 ton per tahun.

Sementara itu, pegiat Sekolah Generasi Iklim Bojonegoro, Dhadang SB, turut menyoroti persoalan tersebut. Menurutnya, jumlah sampah yang tidak tercatat di lapangan diperkirakan jauh lebih besar dibanding data resmi.

“Pengelolaan sampah masih jauh dari optimal, masih banyak kita temui sampah di kawasan aliran sungai, terutama di Bengawan Solo yang dibuang sembarangan,” ungkapnya, kamis (7/5/26).

Selain sampah di aliran sungai, Dhadang juga menyoroti maraknya tempat pembuangan sampah liar yang ditemukan di kawasan hutan maupun pekarangan warga. Kondisi tersebut dinilai menjadi persoalan lingkungan yang membutuhkan perhatian bersama.

“Masih banyak kita temui tempat sampah liar, gundukan sampah yang dibakar di pekarangan. Ini menjadi tanggung jawab Bersama untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan,” pungkas pria yang juga guru di sekolah SMK di Bojonegoro ini.

Editor : Arika Hutama

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut