get app
inews
Aa Text
Read Next : Kemarau 2026 Produksi Padi Terancam Turun 50.000 Ton, Ini Langkah Pemkab Bojonegoro

Dukung Ekosistem Halal, Bupati Bojonegoro Terima Penghargaan dari Halal Metric Universitas Brawijaya

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:39 WIB
header img
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono saat menerima penghargaan. Foto: Prokopim

MALANG, iNewsBojonegoro.id - Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menerima penghargaan dari Halal Metric Universitas Brawijaya dalam ajang Indonesia Halal Ecosystem Summit & UB Halal Metric Award 2026. Acara tersebut digelar di Auditorium Algoritma, Gedung FILKOM, Universitas Brawijaya, Selasa (5/5/2026).

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mengakselerasi sertifikasi halal bagi produk UMKM dan industri lokal. Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, dengan kategori Gold HE, Silver Policy, dan Bronze ICPE.

Rektor Universitas Brawijaya, Widodo, menegaskan bahwa pihaknya terus memperkuat riset dan inovasi di bidang halal. UB, kata dia, menjadi perguruan tinggi pertama di Indonesia yang memiliki laboratorium halal terakreditasi ISO 17025 oleh Komite Akreditasi Nasional, sekaligus memiliki Lembaga Pemeriksa Halal (LPH).

“Melalui forum ini, kami ingin menegaskan bahwa halal bukan hanya untuk konsumsi umat Islam, tetapi telah menjadi bagian penting dari ekosistem industri nasional dan global,” ujarnya.

Menurut Widodo, pengembangan teknologi halal di UB mencakup inovasi diagnostik, sistem deteksi, hingga penguatan sistem informasi halal yang terintegrasi.

Sementara itu, Setyo Wahono menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan industri. Ia menekankan bahwa sertifikasi halal kini telah berkembang menjadi standar kualitas sekaligus instrumen pemasaran yang strategis di era pasar global.

“Dengan sertifikat halal, produk memiliki daya saing lebih tinggi, memberikan jaminan keamanan bagi konsumen, serta membuka akses pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional,” kata Wahono.

Ia juga menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa program kolaborasi yang dijalankan berada pada jalur yang tepat dalam mendorong peningkatan kelas UMKM.

Ke depan, Wahono mengajak pelaku UMKM untuk menjaga konsistensi kualitas produk serta menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lain agar turut mengantongi sertifikasi halal.

Editor : Arika Hutama

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut