get app
inews
Aa Text
Read Next : Kecelakaan Maut 2 Motor Tabrakan di Jalan Raya Gayam Bojonegoro, 1 Tewas Jatuh Dilindas Truk

Beli Elpiji 3 Kg, Seorang Pria di Bojonegoro Tewas Mendadak di Toko Kelontong

Kamis, 11 Juni 2026 | 08:30 WIB
header img
Petugas saat melakukan evakuasi korban di TKP. Foto: Istimewa

KALITIDU, iNewsBojonegoro.id - Seorang pria asal Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, meninggal dunia secara mendadak saat berada di sebuah toko kelontong di Desa Mlaten, Kecamatan Kalitidu, Rabu (10/6/2026) sore.

Korban diketahui bernama Remin (53), warga Dusun Lebak, Desa Sudah, RT 006 RW 003, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro.

Kapolsek Kalitidu AKP Saifudinuri menjelaskan, peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh Siti Mukaromah (35), pemilik Toko Kelontong Habib Rizki yang menjadi lokasi kejadian.

"Pada hari Rabu tanggal 10 Juni 2026 sekira pukul 16.30 WIB petugas mendapatkan laporan dari Sdri. Siti Mukaromah perihal adanya orang meninggal dunia mendadak di Toko Kelontong Habib Rizki yang berlokasi di Desa Mlaten, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro," jelasnya.

Berdasarkan keterangan saksi, korban saat itu datang untuk membeli LPG 3 kilogram. Namun secara tiba-tiba korban terjatuh dalam posisi tengkurap.

Mengetahui kejadian tersebut, keluarga bersama warga sekitar segera memberikan pertolongan dengan membawa korban ke Puskesmas Malo. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, pihak medis menyatakan korban telah meninggal dunia.

"Menurut keterangan dari pihak medis, korban telah meninggal dunia diduga karena serangan jantung," ujar AKP Saifudinuri.

Petugas Polsek Kalitidu yang mendatangi lokasi kejadian kemudian melakukan serangkaian pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan medis, korban berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi badan sekitar 165 sentimeter, berperawakan sedang dan berkulit sawo matang.

Saat ditemukan, korban mengenakan baju bermotif garis berwarna biru putih dan celana pendek motif loreng. Tim medis juga tidak menemukan adanya luka maupun tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

Sementara itu, pihak keluarga menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung. Keluarga juga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Editor : Arika Hutama

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut