Air Bengawan Solo di Bojonegoro Berubah Cokelat Kehitaman, Tercemar Limbah?
BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Perubahan warna air Sungai Bengawan Solo menjadi cokelat kehitaman terpantau di sejumlah titik wilayah Kabupaten Bojonegoro dalam beberapa hari terakhir.
Perubahan tersebut terlihat di kawasan Bendung Gerak serta di bawah Jembatan Kaliketek, Bojonegoro. Warna air tampak lebih gelap dibandingkan kondisi biasanya.
"Warnanya seperti kopi, agak cokelat kehitaman," ungkap Yanto, salah satu warga di kawasan Bendung Gerak, jumat (25/7).
Meski terjadi perubahan warna, warga belum melihat adanya ikan yang mati di aliran sungai tersebut. Menurut warga, kondisi serupa juga kerap muncul ketika memasuki musim kemarau.
"Tidak terlihat adanya ikan yang mati. Tapi biasanya saat musim kemarau selalu begini," tambahnya.
Perubahan warna air itu memunculkan dugaan dari masyarakat bahwa aliran Bengawan Solo kemungkinan tercemar limbah yang berasal dari wilayah hulu. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan.
Petubahan warna air sungai bengawan solo juga terlihat sekitar sebulan yang lalu.
Saat itu Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro Ahmad Syoleh Fatoni mengatakan perubahan warna air Bengawan Solo memang beberapa kali terjadi ketika musim kemarau.
Meski demikian, DLH belum dapat memastikan penyebab perubahan warna air yang terpantau dalam beberapa hari terakhir. Untuk mengetahui penyebabnya, pihaknya berkoordinasi dengan instansi terkait dan berencana melakukan pengambilan sampel.
“Kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait. Kejadian seperti ini memang bukan pertama kali terjadi. Namun untuk memastikan penyebabnya, kami akan mengambil sampel air untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” terang Fatoni.
Pemeriksaan tersebut dinilai penting mengingat Bengawan Solo memiliki peran strategis bagi masyarakat Bojonegoro. Sungai terpanjang di Pulau Jawa itu dimanfaatkan untuk mendukung irigasi lahan pertanian.
Selain itu, air Bengawan Solo juga menjadi salah satu bahan baku yang dimanfaatkan PDAM untuk diolah menjadi air bersih dan disalurkan ke rumah-rumah warga guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Hasil pemeriksaan sampel air nantinya diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyebab perubahan warna air, sekaligus memastikan kondisi kualitas air Bengawan Solo tetap aman bagi pemanfaatannya oleh masyarakat.
Editor : Arika Hutama