Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sebanyak 15.972 Buruh Rokok di Bojonegoro Terima BLT DBHCHT, Masing-Masing Rp875 Ribu
Advertisement . Scroll to see content

Alun-Alun Bojonegoro Dipoles dengan Anggaran Rp28 Miliar, Ini 8 Fasilitas Baru yang Disiapkan

Rabu, 09 September 2026 | 07:44 WIB
  • author Arik T.P
Alun-Alun Bojonegoro Dipoles dengan Anggaran Rp28 Miliar, Ini 8 Fasilitas Baru yang Disiapkan
Desain alun-alun Bojonegoro di sisi utara. (Foto: dok Pemkab)

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Penataan ruang publik di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terus dilakukan. Salah satunya melalui rehabilitasi Alun-Alun Bojonegoro yang dilaksanakan secara bertahap.

Pada tahap pertama yang dikerjakan pada 2026, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memfokuskan pembangunan pada sisi utara alun-alun. Sementara itu, rehabilitasi sisi selatan direncanakan dilanjutkan pada tahap kedua pada 2027.

Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (PKP CK) mengalokasikan anggaran sekitar Rp28 miliar dari APBD Bojonegoro 2026 untuk pengerjaan tahap pertama tersebut.

Luas lahan sisi utara yang direhabilitasi mencapai 43.130 meter persegi. Dari luasan tersebut, ruang terbuka hijau (RTH) yang dipersiapkan mencapai 18.073 meter persegi.

Penataan tersebut nantinya dilengkapi sejumlah fasilitas publik modern yang dirancang untuk mendukung aktivitas masyarakat. Setidaknya terdapat delapan fasilitas yang disiapkan di kawasan tersebut.

Fasilitas itu meliputi panggung dan kantin yang dirancang dua lantai dengan konsep semi-basement serta menyediakan 16 kios. Selain itu, terdapat area gym outdoor, taman air atau water playground, dua area bermain anak, area senam, serta shelter atau tempat duduk di sisi barat laut.

Aspek sanitasi juga menjadi bagian dari penataan. Fasilitas toilet umum disiapkan dengan kapasitas yang memadai, terdiri dari tujuh toilet pria, 11 urinoir, dan 14 toilet wanita.

"Tahap I di 2026 ini sisi utara saja. Jadi diharapkan alun-alun akan jadi ruang publik bagi masyarakat semua. Rencananya ada ruang bermain dan taman air atau water playground," ujar Kepala Satito Hadi.

Menurut dia, keberadaan ruang publik memiliki peran penting dalam kehidupan perkotaan. Ruang publik tidak sekadar menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menjadi ruang interaksi dan aktivitas sosial masyarakat.

Selain itu, ruang publik dapat dimanfaatkan sebagai sarana olahraga dan rekreasi, sekaligus menjadi ruang untuk mengekspresikan seni dan budaya lokal.

Ruang publik juga berperan dalam menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat. Keberadaannya dapat mendukung pengembangan ruang terbuka hijau, meningkatkan kualitas lingkungan, serta memperkuat identitas dan wajah kawasan perkotaan.

Melalui penataan Alun-Alun Bojonegoro, pemerintah daerah berharap kawasan tersebut dapat menjadi ruang publik yang lebih menarik, inklusif, dan berdaya saing.

Penataan tidak hanya diarahkan untuk menyediakan fasilitas rekreasi bagi masyarakat. Kawasan tersebut juga disiapkan untuk memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor ekonomi kreatif agar dapat berkembang.

Dengan demikian, keberadaan alun-alun diharapkan turut mendorong perputaran ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat identitas dan budaya lokal Bojonegoro.

Editor: Arika Hutama

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut