Pemilik Alami Luka Bakar, Begini Kronologi Kebakaran Toko Madura di Kapas Bojonegoro
BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Sebuah toko di Desa Plesungan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, terbakar pada Minggu (4/10/2026) malam. Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik itu mengakibatkan bangunan toko berukuran 6 meter x 5 meter ludes terbakar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro Siswoyo dalam keterangan tertulis menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 22.25 WIB.
"Laporan mengenai kejadian tersebut diterima petugas pada pukul 22.57 WIB," jelasnya.
Petugas kemudian berangkat menuju lokasi pada pukul 23.00 WIB dan tiba lima menit kemudian. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.50 WIB. Dalam operasi tersebut, Damkarmat mengerahkan satu unit Falcofire dan satu unit Firedome. Penanganan juga didukung satu unit Water Supply BPBD Bojonegoro dengan lima personel.
Lokasi kebakaran berjarak sekitar 5,9 kilometer dari pos petugas.
"Berdasarkan hasil pendataan, api diduga berasal dari korsleting listrik yang kemudian menyambar tempat pengisian bahan bakar minyak" tambahnya.

Bangunan toko berukuran 6 meter x 5 meter tersebut terbakar habis.
Pemilik toko, Abidi Sakur (49), warga asal Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Madura, mengalami luka bakar ringan. Ia kemudian mendapat perawatan di Puskesmas Kapas.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Dua orang, yakni Abidi Sakur dan Nurhayati, berhasil diselamatkan.
Damkarmat memperkirakan kerugian akibat kebakaran mencapai sekitar Rp250 juta. Sementara itu, petugas berhasil menyelamatkan bangunan rumah permanen berukuran 6 meter x 20 meter beserta isinya yang ditaksir senilai sekitar Rp400 juta.
Proses pemadaman berlangsung lancar dan aman. Tidak terdapat kendala berarti selama petugas melakukan penanganan di lokasi.
Selain melakukan pemadaman, petugas memberikan sosialisasi kepada warga sekitar mengenai upaya pencegahan kebakaran serta tugas pokok dan fungsi Damkarmat.
Penanganan kebakaran melibatkan sejumlah unsur, yakni Damkar Pos Kota, BPBD Bojonegoro, Polsek Kapas, Satpol PP Kecamatan Kapas, dan perangkat Desa Plesungan.
Damkarmat mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik dan bahan mudah terbakar.
Warga diimbau memeriksa instalasi listrik secara berkala dan tidak menumpuk bahan mudah terbakar di sekitar instalasi listrik maupun alat pengisian bahan bakar.
Kelalaian kecil terhadap sumber api maupun instalasi listrik dapat menimbulkan kerugian besar dan membahayakan keselamatan.
Editor: Arika Hutama