Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sebanyak 15.972 Buruh Rokok di Bojonegoro Terima BLT DBHCHT, Masing-Masing Rp875 Ribu
Advertisement . Scroll to see content

Tandai Hari Jadi Bojonegoro ke-349, Bupati Semayamkan Api Abadi di Pendopo Malowopati

Selasa, 20 Oktober 2026 | 06:49 WIB
  • author Arik T.P
Tandai Hari Jadi Bojonegoro ke-349, Bupati Semayamkan Api Abadi di Pendopo Malowopati
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono saat menyemayamkan api abadi di Pendopo Pemkab. (Foto: Prokopim)

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyemayamkan Api Abadi dari Kayangan Api di Pendopo Malowopati, Senin (19/10/2026) malam. Prosesi tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-349 sekaligus momentum untuk menjaga tradisi dan memperkuat identitas daerah.

Sebelum disemayamkan di pendopo pemerintah kabupaten, Api Abadi diambil dari Geosite Kayangan Api di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, melalui prosesi adat. Api kemudian dikirab melintasi sejumlah wilayah di Bojonegoro.

Puncak prosesi berlangsung ketika obor Api Abadi diserahkan oleh Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro kepada Wakil Bupati Nurul Azizah. Selanjutnya, obor diteruskan kepada Bupati Setyo Wahono untuk disemayamkan di tempat yang telah disiapkan di Pendopo Malowopati.

Prosesi berlangsung khidmat dengan disaksikan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, para camat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Setyo Wahono menegaskan bahwa Api Abadi tidak sekadar menjadi pelengkap seremoni peringatan hari jadi. "Api tersebut melambangkan semangat perjuangan, pengabdian, dan kecintaan terhadap Bojonegoro yang harus terus dijaga," ungkapnya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat meneruskan perjuangan para pendahulu melalui kerja nyata, integritas, inovasi, dan semangat gotong royong.

"Pembangunan daerah membutuhkan sinergi dari berbagai pihak agar cita-cita menjadikan Bojonegoro sebagai rujukan nasional di bidang pangan dan kesehatan dapat terwujud," tambahnya.

Setiap program pembangunan, lanjutnya, harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat menjadi salah satu kunci untuk mencapai tujuan pembangunan daerah.

Momentum refleksi pembangunan daerah

Peringatan HJB ke-349 juga menjadi kesempatan bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk merefleksikan perjalanan panjang Bojonegoro, mengevaluasi capaian pembangunan, serta mengidentifikasi pekerjaan yang masih perlu dituntaskan.

Bupati mengajak masyarakat menjaga persatuan, toleransi, dan kedamaian di tengah keberagaman. Penguatan kualitas pelayanan publik juga menjadi perhatian agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara nyata dan merata oleh masyarakat.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Berdaya Saing dan Bertransformasi Menuju Bojonegoro Bahagia, Makmur, Membanggakan.”

Melalui rangkaian kegiatan HJB tersebut, pemerintah daerah berharap semangat kebersamaan semakin kuat. Tradisi Api Abadi diharapkan tidak hanya menjadi warisan budaya yang terus dilestarikan, tetapi juga pengingat bagi seluruh masyarakat untuk berkontribusi dalam mewujudkan masa depan Bojonegoro yang lebih baik.

Editor: Arika Hutama

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut