Sri Mulyani Sebut Dunia dalam Situasi Bahaya, Ini Penyebabnya

Micehlle Natalia
Menteri Keuangan, Sri Mulyani, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat 26.8.2022. Foto: tangkapan layar.

WASHINGTON DC, iNewsBojonegoro.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebut dunia dalam situasi bahaya saat ini. Hal ini dia sampaikan dalam pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral Negara anggota G20 di Washington DC, Amerika Serikat (AS), Kamis (13/10/2022) waktu Jakarta. 

"Kita semua bertemu lagi dalam kondisi ekonomi global yang kian menantang, saya rasa tidak berlebihan kalau saya mengatakan dunia ini dalam situasi bahaya," ujar Sri Mulyani.

Dalam pertemuan sebelumnya pada Juli 2022, Sri Mulyani telah menyampaikan bahwa perekonomian global kala itu telah menantang. Hanya saja, mendekati tahun 2023 kondisinya justru kian memburuk.

"Banyak risiko yang semakin meningkat, kita menghadapi risiko inflasi yang meninggi, lemahnya pertumbuhan ekonomi, krisis energi dan pangan, risiko perubahan iklim, juga geopolitik yang kian terpecah," kata dia.

Menurutnya, pandemi Covid-19 belum sepenuhnya berakhir dan bahkan belum semua negara pulih dari pandemi, namun situasi itu dihantam dengan adanya perang antara Rusia-Ukraina. Hal ini kemudian memicu terjadinya krisis pangan dan energi, hingga kenaikan inflasi di berbagai belahan dunia.

Editor : Prayudianto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network