Kurangi Risiko Gagal Panen, 14,8 Km Irigasi Tersebar 119 Desa di Bojonegoro Rampung Dikerjakan

Arika H.
Salah satu jaringan irigasi yang dibangun Pemkab Bojonegoro. Foto: Istimewa

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Kabupaten Bojonegoro mempercepat pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi guna memperkuat ketahanan pangan daerah. Hingga akhir 2025, total 14.851,80 meter jaringan irigasi telah berhasil dibangun dan diperbaiki.

Program tersebut menyasar 108 desa untuk pembangunan baru serta 11 desa strategis untuk rehabilitasi. Dari keseluruhan target, 72 lokasi pembangunan dan 4 lokasi rehabilitasi telah rampung 100 persen.

Kepala Dinas PU SDA Bojonegoro, Helmy Elisabeth, menegaskan bahwa infrastruktur irigasi menjadi fondasi utama sektor pertanian. Menurutnya, keberlanjutan suplai air akan berdampak langsung pada stabilitas produksi dan kesejahteraan petani.

“Infrastruktur irigasi yang memadai adalah fondasi. Kami ingin memastikan petani tidak lagi khawatir soal pasokan air, baik di musim hujan maupun kemarau. Air yang lancar berarti panen yang stabil,” ujarnya.

Kualitas Jaringan Meningkat Signifikan

Percepatan pembangunan ini berdampak langsung pada peningkatan kualitas infrastruktur air. Panjang jaringan irigasi dengan kategori “Baik” meningkat dari 190.513,08 meter menjadi 205.364,88 meter.

Peningkatan tersebut tidak hanya memperkuat sistem distribusi air, tetapi juga mendorong efisiensi tata kelola sumber daya air di tingkat desa.

Dampak Nyata bagi Petani

Program pembangunan dan rehabilitasi irigasi ini memberikan sejumlah dampak langsung bagi masyarakat, antara lain:

Dinas PU SDA menekankan bahwa pembangunan ini merupakan investasi jangka panjang bagi ekonomi perdesaan. Dengan jaringan irigasi yang semakin optimal, produktivitas pertanian diharapkan terus meningkat dan menopang kemandirian pangan daerah.

Helmy menambahkan, pihaknya akan melanjutkan pembangunan secara terukur dan merata di seluruh wilayah Bojonegoro dengan memperkuat kolaborasi lintas sektor.

“Kami berkomitmen agar pembangunan ini berkelanjutan, sehingga Bojonegoro tetap menjadi lumbung pangan yang tangguh di masa depan,” pungkasnya.

Editor : Arika Hutama

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network