Satu Lowongan Dilamar Lebih dari 150 Orang, Bojonegoro Krisis Lapangan Kerja?

D. AL Mahdi
Momen saat ratusan warga serbu bursa kerja di Bojonegoro. (Foto: dok Pemkab)

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Persaingan mendapatkan pekerjaan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi sorotan setelah sebuah unggahan di media sosial menyebut satu lowongan asisten dokter diminati lebih dari 150 pelamar.

Unggahan tersebut dibuat oleh salah satu akun klinik di Bojonegoro melalui media sosial Threads. Dalam unggahan itu, pihak klinik mengungkapkan bahwa kebutuhan tenaga kerja hanya satu orang, tetapi jumlah pelamar yang masuk mencapai lebih dari 150 orang.

"Kabupaten bojonegoro emang krisis lowongan kerja ya, kita butuh 1 asisten dokter, itu apply lowkernya bisa 150an lebih. Semangat ya kalian pejuang ekonomi," tulis akun klikin @oixx_bojonegoro tersebut di akun media sosial tread.

Unggahan tersebut kemudian mendapat banyak respons dari warganet. Sejumlah pengguna media sosial mengaku mengalami kondisi serupa ketika membuka lowongan pekerjaan.

Salah satunya menyebut perusahaan tempatnya bekerja hanya membutuhkan seorang admin untuk kontrak selama tiga bulan. Namun, jumlah pelamar yang masuk disebut jauh lebih banyak dibandingkan kebutuhan tenaga kerja.

"Kantorku butuh admin kontrak selama 3 bulan saja, yang apply 250 lebih kak," tulis akun @yuangxxx di kolom komentar.

Warganet lain menilai tingginya jumlah pelamar bukan hanya terjadi di Bojonegoro. Persaingan mendapatkan pekerjaan disebut juga dirasakan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.

"Tidak hanya di Bojonegoro saja min, sedih pokoknya kalau diceritain," ungkap akun @tantixxx.

Pemkab Siapkan 1.000 Lowongan Kerja

Fenomena membeludaknya pelamar dalam satu lowongan tersebut menggambarkan ketatnya persaingan pencari kerja. Meski demikian, kondisi tersebut belum serta-merta dapat menjadi kesimpulan bahwa Bojonegoro mengalami krisis lapangan kerja.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus berupaya memperluas akses masyarakat terhadap kesempatan kerja. Salah satu langkah yang disiapkan adalah penyelenggaraan BEJO CAREER DAY 2026.

Kegiatan tersebut akan digelar Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) pada Sabtu (29/8/2026) di Pendopo Malowopati Bojonegoro.

BEJO CAREER DAY 2026 terbuka gratis untuk umum dan menyediakan sekitar 1.000 kebutuhan tenaga kerja dari puluhan perusahaan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bojonegoro Mahmudi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan.

"Melalui BEJO CAREER DAY 2026, kami ingin menjembatani para pencari kerja lokal dengan dunia industri secara langsung. Ada sekitar 1.000 kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor yang siap diisi oleh masyarakat Bojonegoro," ujar Mahmudi.

Menurut Mahmudi, kegiatan tersebut tidak hanya berupa bursa lowongan pekerjaan. Rangkaian acara dirancang mulai dari registrasi peserta, presentasi profil perusahaan, hingga walk-in interview yang dapat dilakukan secara langsung di lokasi.

Pencari kerja juga dapat memanfaatkan layanan konsultasi karier untuk mempersiapkan diri menghadapi proses rekrutmen dan kebutuhan dunia kerja.

Dibuka Peluang Kerja ke Luar Negeri

Selain mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan dalam negeri, Dinperinaker Bojonegoro juga memberikan perhatian terhadap peluang kerja internasional.

Salah satunya melalui sesi Sosialisasi Pelatihan Bahasa Jepang bagi masyarakat yang tertarik mempersiapkan diri untuk bekerja di luar negeri.

"Kami tidak hanya membuka peluang kerja dalam negeri, tetapi juga menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) Bojonegoro agar berdaya saing internasional. Salah satunya melalui program Sosialisasi Pelatihan Bahasa Jepang bagi pencari kerja yang berminat menjajaki karier di luar negeri," tambah Mahmudi.

Panitia juga menyiapkan games interaktif dan puluhan doorprize bagi peserta.

Para pencari kerja yang ingin mengikuti BEJO CAREER DAY 2026 diwajibkan melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui tautan yang disediakan panitia atau memindai kode QR pada pamflet resmi kegiatan.

Di tengah tingginya persaingan pada sejumlah lowongan, agenda tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak akses pekerjaan bagi masyarakat Bojonegoro. Bagi pencari kerja, semakin banyak pilihan lowongan juga berarti peluang untuk menemukan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi dan kualifikasi yang dimiliki.

Editor : Dedi Mahdi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network