Survei Seismik untuk Cari Cadangan Migas Baru Bojonegoro, Mulai Disosialisasikan di Bubulan

D. AL Mahdi
Kegiatan sosialisasi rencana survei seismik 2D lamturo di Bubulan. (Foto: Ist)

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Sosialisasi rencana pelaksanaan Survei Seismik Darat 2D Lamturo Pertamina digelar di Kantor Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Bubulan AKP H. Baderurodin, SH, bersama unsur pemerintah kecamatan, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta para pemilik lahan yang wilayahnya direncanakan menjadi lokasi kegiatan survei seismik.

Sosialisasi dilakukan sebelum kegiatan eksplorasi berlangsung agar masyarakat memperoleh pemahaman mengenai tahapan dan tujuan survei seismik 2D Lamturo.

Kapolsek Bubulan AKP H. Baderurodin mengatakan sosialisasi menjadi bagian penting sebelum kegiatan eksplorasi dilaksanakan di wilayah hukum Polsek Bubulan.

"Bahwa jelang kegiatan ekplorasi diwilayah hukum Polsek Bubulan dilakukan sosialisasi terlebih dahulu, agar masyarakat dapat memahami serta mengerti kegiatan tersebut, yang mana kegiatan seismik merupakan kegiatan proses pencarian Minya dan gas bumi guna untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi yang bermuara kepada kesejahteraan masyarakat,”ujarnya

Ia juga mengajak seluruh pihak menjaga keamanan dan kondusivitas selama kegiatan survei berlangsung. Menurutnya, komunikasi yang baik antara pelaksana kegiatan dan masyarakat diperlukan agar survei dapat berjalan sesuai rencana.

"Bahwa kegiatan ini mari kita semua menjaga situasi yang aman dan kondusif serta mendukung kegiatan seismik agar berjalan aman dan lancar dan juga berharap kepada pihak 2D Lamturo dapat secara bijak memberikan keterangan dengan sebaik-baiknya," tambah Kapolsek.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Humas Pertamina Region IV Iwan Kurniawan, Camat Bubulan Ahmad Nurul Qomari, SE, MM, Danramil Bubulan, para kepala desa se-Kecamatan Bubulan, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda se-Kecamatan Bubulan.

Bagian dari Eksplorasi Migas

Rencana Survei Seismik Darat 2D Lamturo sebelumnya telah mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Survei tersebut mencakup wilayah Lamongan, Bojonegoro, dan Tuban.

Khusus di Bojonegoro, survei direncanakan berlangsung di 17 kecamatan. Pemerintah daerah sebelumnya telah menggelar sosialisasi rencana kegiatan di Ruang Angling Dharma pada Jumat (28/8/2026).

Sosialisasi melibatkan jajaran pemerintah daerah serta sejumlah pemangku kepentingan. Materi yang dibahas meliputi rencana kegiatan, metode survei, waktu pelaksanaan, hingga teknis kegiatan di lapangan.

Perwakilan SKK Migas, Misbachul Munir, Analis Senior Departemen Operasi, menjelaskan bahwa Survei Seismik 2D merupakan salah satu tahapan eksplorasi untuk mengetahui kondisi bawah permukaan bumi sekaligus mengidentifikasi kemungkinan adanya cadangan minyak dan gas bumi.

“Survei Seismik 2D ini adalah salah satu ikhtiar dari rangkaian panjang pencarian cadangan minyak dan gas bumi. Tujuannya untuk mengetahui kondisi di bawah permukaan bumi dan melihat potensi-potensi yang bisa dieksplorasi lebih lanjut,” ujarnya.

Menurut Misbachul, pelaksanaan survei akan bersinggungan langsung dengan masyarakat dan lingkungan. Oleh sebab itu, koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak diperlukan untuk mendukung kelancaran kegiatan.

SKK Migas juga mengharapkan dukungan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta tokoh masyarakat dalam menjaga kondisi yang kondusif. Aspek keselamatan juga menjadi salah satu prioritas dalam pelaksanaan kegiatan hulu migas tersebut.

Produksi Minyak Bojonegoro Menurun

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah mengatakan sosialisasi diperlukan agar masyarakat mendapatkan informasi secara utuh mengenai rencana Survei Seismik 2D Lamturo.

Informasi yang perlu diketahui masyarakat antara lain metode yang digunakan, tahapan pelaksanaan, waktu kegiatan, serta mekanisme survei di lapangan.

Ia menegaskan, survei seismik masih berada pada tahap awal untuk mendeteksi kemungkinan potensi migas. Karena itu, hasil survei belum dapat menjadi jaminan bahwa wilayah yang disurvei akan menghasilkan minyak atau gas.

“Survei ini adalah hanya untuk mendeteksi dari berbagai kemungkinan kalau ini nanti bisa menghasilkan. Maka nanti dalam sosialisasi bisa disampaikan termasuk metodenya apa, bagaimana, kapan, sehingga masyarakat memahami rencana kegiatan ini dengan baik,” jelasnya.

Nurul mengatakan eksplorasi migas menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sektor minyak dan gas bumi di Bojonegoro.

Hal tersebut berkaitan dengan tren produksi minyak yang mengalami penurunan. Berdasarkan laporan dalam kegiatan sosialisasi, produksi minyak Bojonegoro yang pada puncaknya tahun 2021 mencapai sekitar 231.000 barel per hari kini berada di kisaran 157.000 barel per hari.

Penurunan produksi tersebut juga berdampak terhadap penerimaan Kabupaten Bojonegoro dari Dana Bagi Hasil (DBH) Migas.

Saat produksi berada di puncaknya, penerimaan DBH Migas Bojonegoro mencapai sekitar Rp 4,5 triliun. Sementara pada 2025-2026, penerimaan tersebut berada di kisaran Rp 2,8 triliun.

Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk mempertahankan kemampuan fiskal sekaligus membiayai pembangunan dan pelayanan publik.

Survei Mencakup 17 Kecamatan

Di Bojonegoro, Survei Seismik 2D Lamturo direncanakan mencakup 17 kecamatan, yakni Balen, Baureno, Kanor, Kedungadem, Kepohbaru, Sugihwaras, Sukosewu, Sumberrejo, Bubulan, Dander, Gondang, Ngambon, Ngasem, Purwosari, Sekar, Tambakrejo, dan Temayang.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap kegiatan survei dapat berlangsung aman dan lancar serta menghasilkan data yang optimal untuk mendukung pencarian potensi cadangan migas baru.

Apabila hasil eksplorasi nantinya dapat ditindaklanjuti hingga tahap produksi, kegiatan migas diharapkan memberikan manfaat ekonomi bagi daerah dan masyarakat.

Manfaat tersebut antara lain berupa penerimaan negara dan daerah, peningkatan aktivitas ekonomi, serta peluang keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan penunjang sektor hulu migas.

Pemkab Bojonegoro juga meminta seluruh tahapan survei mengedepankan aspek keselamatan, kepatuhan terhadap ketentuan, perlindungan lingkungan, dan komunikasi yang baik dengan masyarakat.

Sinergi antara pemerintah daerah, SKK Migas, Pertamina EP, aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat menjaga pelaksanaan survei tetap kondusif.

Selain mendukung keberlanjutan sektor energi, kegiatan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya jangka panjang menemukan cadangan migas baru yang dapat menopang pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Bojonegoro.

Editor : Dedi Mahdi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network