Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Hadapi Ancaman Kekeringan, Warga Bojonegoro Punya Cara Menabung Air Hujan
Advertisement . Scroll to see content

PLN Sebut Surplus Meski Tanpa Bahan Baku dari Lapangan Gas JTB

Rabu, 08 Januari 2025 | 11:53 WIB
  • author Dedi Mahdi
PLN Sebut Surplus Meski Tanpa Bahan Baku dari Lapangan Gas JTB
Manajer PT PLN (Persero) Unit Pelaksana (UP) 3 Bojonegoro, I Made Agus Dwi Putra. (Foto : Dedi Mahdi / iNews)

BOJONEGORO.iNEWS.ID - Produksi gas dari Lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB), di Wilayah Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro, salah satunya digunakan untuk bahan baku pembangkit listrik PLN di Jawa-timur dan Jawa-tengah.

Meski demikian, pasukan listrik di jatim terutama di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Lamongan disebut surplus hingga 400 megawatt.

Hal tersebut disampaikan oleh Manajer PT PLN (Persero) Unit Pelaksana (UP) 3 Bojonegoro, I Made Agus Dwi Putra. Menurutnya surplus cadangan listrik itu untuk 3 Kabupaten tersebut.

"Wilayah Bojonegoro, Tuban dan Lamongan, kita surplusnya cukup banyak, sekitar 300-400 megawatt," ungkapnya, rabu (8/1/25).

Untuk melakukan penyerapan pasukan listrik yang surplus itu, pihak PLN UP3 Bojonegoro terus menggenjot pemasangan listrik baru, maupun penambahan daya untuk rumah tangga maupun industri.

"Pada tahun 2024 total ada sebanyak 36 ribu pemasangan meteran listrik baru, di 3 Kabupaten tersebut,"tambahnya.

Produksi gas dari Lapangan JTB

Saat ini Lapangan gas JTB mampu memproduksikan gas dan kondensat dengan produksi rata-rata raw gas sebesar 315 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD). Dengan volume penjualan terkontrak sebesar 187 MMSCFD dan potensi penambahan penjualan gas sebesar 5 MMSCFD.

Produksi gas dari Lapangan JTB akan dialirkan ke industri di Jawa Timur dan utamanya Jawa Tengah, seiring pengembangan pembangunan pipa gas Cirebon Semarang (Cisem).

Saat ini produksi gas yang sudah terserap sebesar 125 MMSCFD dengan buyer dari PLN, Petrokimia Gresik (PKG), dan Jargas Lamongan (PGN).

Lapangan Gas JTB, sebagai salah satu penyumbang produksi gas nasional, menjadi fokus utama dalam mendukung fase transisi energi ke energi bersih, dimana gas menjadi energi fosil paling bersih.

Hal ini sejalan dengan target swasembada energi yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Editor: Arika Hutama

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut