Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Lantung Fest 2026 Perkuat Wisata Geologi Bojonegoro, Ini Potensi Kedung Lantung
Advertisement . Scroll to see content

Hujan Lebat di Sekar Bojonegoro, Sebabkan Tanah Longsor dan Kerusakan Jembatan

Selasa, 13 Mei 2025 | 17:09 WIB
  • author Arika Hutama
Hujan Lebat di Sekar Bojonegoro, Sebabkan Tanah Longsor dan Kerusakan Jembatan
Kondisi Jembatan yang rusak setelah tergerus longsor. (Foto: BPBD Bojonegoro)

BOJONEGORO.INEWS.ID - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Sekar pada Senin (12/5/2025) sore menyebabkan bencana tanah longsor dan kerusakan sejumlah infrastruktur di Desa Miyono dan Desa Bareng.

Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 18.00 WIB, mengakibatkan longsor di beberapa titik serta kerusakan jembatan yang menjadi akses vital warga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Heru Wicaksi, dalam keterangan tertulis yang dirilis pada Selasa (13/5), menyebutkan bahwa pihaknya telah menurunkan personel ke lokasi kejadian untuk melakukan assessment awal.

“Personel BPBD Bojonegoro langsung menuju lokasi guna melaksanakan assessment. Kami menyarankan pemerintah desa membuat laporan kejadian yang ditujukan kepada Bupati, dengan tembusan ke BPBD, Dinas PU Bina Marga, dan PU SDA,” jelas Heru.

Rincian Dampak Bencana

Desa Miyono:

  • Dusun Gayam :
    • Tebing longsor dengan dimensi: panjang 30 meter, tinggi 8 meter.
    • Sayap jembatan mengalami longsor: panjang 7 meter, lebar 3,5 meter, tinggi 3 meter.
  • Dusun Rejoso :
    • Tebing longsor: panjang 50 meter, tinggi 10 meter.

Desa Bareng:

  • Jembatan poros desa ambles: panjang 5 meter, lebar 3 meter, tinggi 2 meter.
  • Tanggul jebol: panjang 10 meter, lebar 1,5 meter, tinggi 2 meter.
  • Jembatan poros kabupaten ambrol di bagian tiang penyangga: panjang 3 meter, lebar 3,5 meter, tinggi 2 meter.

Kondisi Terkini

  • Jembatan poros di Desa Miyono masih dapat dilalui kendaraan roda dua.
  • Jembatan poros di Desa Bareng juga masih bisa dilalui roda dua.
  • Jembatan poros kabupaten yang melintasi Desa Bareng masih memungkinkan dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, meskipun dengan kehati-hatian.

Pihak BPBD terus memantau situasi dan akan berkoordinasi dengan instansi terkait guna percepatan penanganan dan perbaikan infrastruktur yang terdampak.

Editor: Dedi Mahdi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut