get app
inews
Aa Text
Read Next : Diduga Keracunan Setelah Konsumsi MBG, Puluhan Santri Dilarikan ke IGD RSUD Bojonegoro

Kepala MAN 1 Bojonegoro Klarifikasi Dugaan Keracunan MBG: Belum Bisa Pastikan Sumber Penyebabnya

Minggu, 30 November 2025 | 09:27 WIB
header img
Sejumlah mobil ambulance yang membawa santri ke IGD RSUD Sososodoro Bojonegoro. Foto: Dedi / iNews

BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id – Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bojonegoro, Eko Supriyanto, memberikan penjelasan terkait dugaan keracunan makanan yang menimpa puluhan siswanya pada Jumat (28/11/2025) petang. Hingga kini, pihak sekolah belum dapat memastikan penyebab pasti sakit perut dan diare yang dialami para siswa.

Eko menegaskan bahwa di lingkungan madrasah tidak ditemukan indikasi yang mengarah pada keracunan massal.

“Saya masih berpikir positif, karena di sekolah tidak terjadi apa-apa. Diare atau sakit perut itu bisa disebabkan banyak faktor, mulai dari cuaca yang tidak bersahabat, bisa juga dari penularan di WC, atau dari makanan,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).

Ia juga mengungkapkan bahwa sebagian siswa yang sakit merupakan santri pondok pesantren, sehingga faktor penyebab bisa berasal dari luar sekolah.

“Di pondok juga bisa karena makanan atau tertular dari yang sedang diare. Tapi karena mereka tetap siswa kami, tetap kami perhatikan dan kami kawal hingga ke rumah sakit,” jelasnya.

Terkait dugaan bahwa gejala tersebut berasal dari menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Eko menolak menyimpulkan secara sepihak.
“Saya tidak mau menyudutkan atau mengkambinghitamkan pihak manapun. Yang menentukan penyebab pastinya biarlah tim kesehatan dan medis,” tegasnya.

Eko menambahkan, tiga pondok pesantren lain di wilayah Desa Pacul yang juga dihuni siswa MAN 1 Bojonegoro dalam kondisi aman dan tidak ditemukan kejadian serupa.

“Alhamdulillah, yang di pondok lain aman. Yang sakit juga bukan dari MAN 1 saja, dari MAN 2 juga ada,” katanya.

Sebelumnya, sekitar 30 siswa dilaporkan mengalami sakit perut dan diare, sementara 18 di antaranya harus dilarikan ke IGD RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro untuk mendapatkan perawatan intensif. Para siswa tersebut diketahui merupakan santri Pondok Pesantren Al-Falah Pacul.

Editor : Dedi Mahdi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut