Dinkes Bojonegoro Imbau Warga Waspadai Superflu, Vaksin Influenza Dianjurkan
BOJONEGORO, iNewsBojonegoro.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran virus superflu dengan memperkuat daya tahan tubuh, salah satunya melalui vaksinasi influenza.
Kepala Dinkes Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiati, mengatakan hingga saat ini belum ditemukan kasus superflu di wilayah Bojonegoro. Namun demikian, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat di sejumlah daerah di Provinsi Jawa Timur telah dilaporkan adanya warga yang terjangkit.
“Untuk mencegah superflu dan meningkatkan kekebalan tubuh, masyarakat dianjurkan melakukan vaksinasi influenza. Vaksin ini dapat membantu mengurangi gejala jika terpapar dibandingkan mereka yang tidak divaksin,” ujar Ninik, Selasa.
Ninik menjelaskan, vaksin influenza berbeda dengan vaksin COVID-19. Vaksin influenza diberikan satu kali dan tidak memerlukan rangkaian dosis seperti vaksin COVID-19.
Ia menambahkan, layanan vaksin influenza telah tersedia di sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Bojonegoro. Bahkan, RSUD Sosodoro Djatikoesoema telah memiliki izin untuk melayani vaksin internasional, termasuk vaksin influenza.
Menurut Ninik, superflu disebabkan oleh virus yang mengalami mutasi sehingga menimbulkan gejala yang berbeda dan cenderung lebih berat dibandingkan flu biasa. Kondisi tersebut berisiko memperparah kesehatan seseorang, terutama bagi warga yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid.
“Pada tubuh dengan penyakit lain, serangan virus superflu dapat memperburuk kondisi kesehatan,” jelasnya.
Adapun gejala superflu antara lain tubuh terasa lemas, batuk dan pilek, demam tinggi, pusing, sakit tenggorokan, nyeri otot, hingga sesak napas pada kondisi tertentu.
Untuk penderita dengan gejala ringan, Dinkes menyarankan agar melakukan isolasi mandiri serta disiplin menggunakan masker guna mencegah penularan yang lebih luas. Namun, Ninik menegaskan masyarakat harus segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala berat.
“Jika mengalami demam tinggi, terlebih disertai sesak napas, sebaiknya segera dibawa ke fasilitas kesehatan,” pungkasnya.
Editor : Dedi Mahdi